21.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Puluhan Ibu Hamil di Pangandaran Terpapar Corona

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Puluhan ibu hamil di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terpapar virus Corona. Lonjakan jumlah wanita yang sedang mengandung itu terjadi pada bulan Juli lalu.

Dokter spesialis kandungan di RSUD Pandega Pangandaran Alexander Martin mengatakan, selama periode bulan Juli lalu tercatat sebanyak 94 ibu hamil yang dinyatakan positif Covid-19.

Sebanyak 44 orang di antaranya harus dirawat di RSUD, sedangkan 50 ibu hamil lainnya menjalani isolasi mandiri. Bahkan ada salah seorang ibu hamil yang terpapar meninggal dunia.

“Saat awal-awal pandemi hanya satu dua orang. Tapi di akhir Juni sampai Juli ada lonjakan,” kata Alex saat di Kantor Bupati Pangandaran, Rabu (4/8/2021).

BACA JUGA:  Bentuk Perut Ibu Hamil Tentukan Jenis Kelamin Bayi, Mitos atau Fakta?
BACA JUGA:  Visi Misi Pangandaran Ditunjang 6 Poin Prioritas

Alex menuturkan, penanganan Covid-19 bagi ibu hamil jelas berbeda dengan pasien lainnya. Penanganan pun harus memperhatikan keselamatan janin yang dikandungnya.

“Pemberian obatnya harus diawasi, pemantauan kondisi kesehatan juga harus lebih intensif. Memang benar-benar harus hati-hati menanganinya,” tuturnya.

Kemudian terkait persalinan, saat ini pihaknya melakukan tindakan operasi caesar atau persalinan normal ibu yang positif Covid-19 dilakukan di ruang operasi darurat.

“Sekarang dilakukan di ruang operasi darurat. Tidak bisa disatukan dengan pasien yang menjalani operasi biasa,” ujarnya.

Meski demikian, kata Alex, saat ini manajemen RSUD Pandega tengah melakukan pembangunan atau penataan salah satu ruangan untuk dijadikan ruang operasi khusus pasien Corona.

“Manajemen sedang menyiapkan ruang operasi khusus bagi pasien Covid-19. Jadi ke depan ada ruang operasi khusus untuk tindakan operasi pasien yang terpapar Corona,” ucapnya.

BACA JUGA:  Visi Misi Pangandaran Ditunjang 6 Poin Prioritas
BACA JUGA:  Hari Kedua Objek Wisata Buka, Begini Arus Lalu Lintas Kalipucang-Pangandaran

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyebutkan, Pemkab mengambil langkah-langkah strategis dalam mengatasi kebutuhan medis yang meningkat tajam di tengah pandemi yang masih menggejala.

Selain membangun ruang operasi khusus untuk pasien Covid-19, RSUD Pandega bakal dilengkapi generator oksigen. Hal itu menyusul sulitnya mendapatkan pasokan oksigen saat ini.

“Proses pengadaan generator oksigen akan mulai dilaksanakan. Target kami proses lelang dan instalasi alat tersebut selesai dalam waktu satu bulan ke depan,” sebutnya. (R002)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles