Sumedang Terbaik di Jabar, Tembus 5 Besar Nasional IDSD

Sumedang Terbaik di Jabar, Tembus 5 Besar Nasional IDSD
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Ist/ruber.id

NEWS, ruber.id – Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional berdasarkan rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD).

IDSD sendiri, disusun oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Sumedang menempati peringkat pertama tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kemudian, secara nasional, Sumedang berada di posisi kelima untuk kategori kabupaten.

Dalam daftar lima besar nasional, posisi pertama diraih oleh Kabupaten Badung dengan skor 4,21, disusul Kabupaten Sleman dengan skor 4,14.

Kemudian, Kabupaten Sukoharjo yang juga membukukan skor 4,14.

Peringkat keempat, ditempati Kabupaten Bantul. Sementara, Sumedang berada di urutan kelima dengan skor 4,04.

Capaian tersebut, menjadi indikator kuat bahwa pembangunan daerah di Sumedang berjalan progresif, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Baca juga:  H-6 Lebaran, Jalur Mudik Sumedang Masih Ramai Lancar

Posisi puncak di Jawa Barat sekaligus menegaskan daya saing Sumedang sebagai salah satu kabupaten paling kompetitif di Indonesia.

IDSD sendiri, merupakan instrumen pengukuran komprehensif yang menilai produktivitas dan kemajuan suatu wilayah berdasarkan sejumlah pilar utama.

Mulai dari kualitas sumber daya manusia, kinerja pasar, inovasi dan teknologi, kelembagaan, hingga aspek pendukung pembangunan lainnya.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen. Mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Alhamdulillah, ini adalah buah kerja bersama dan komitmen kuat seluruh pihak dalam membangun Sumedang secara berkelanjutan.”

“Peringkat pertama di Jawa Barat dan lima besar nasional menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik, inovasi daerah, serta daya saing ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Angklung Jenglung dari Cirangkong Sumedang, Tetap Lestari Sejak Zaman Para Wali

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan yang dijalankan selama ini sudah berada di jalur yang tepat dan berbasis data.

Transformasi digital pemerintahan, penguatan kualitas SDM, serta kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan daya saing daerah.

“Prestasi ini bukan sekadar angka, tetapi bukti bahwa kualitas tata kelola pemerintahan dan ekosistem pembangunan di Sumedang semakin kompetitif di tingkat nasional. Ini menjadi energi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” tambahnya.

Dorongan untuk memperkuat inovasi dan pertumbuhan ekonomi

Pemerintah Kabupaten Sumedang menegaskan, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Melainkan, dorongan untuk terus memperkuat inovasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga:  Tren Penyalahgunaan Narkotika di Sumedang Tinggi

“Tujuan utama kami tetap kesejahteraan masyarakat. Jika ada apresiasi, itu adalah bonus sekaligus motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja.”

“Semoga, pencapaian ini, menjadi kebanggaan seluruh warga Sumedang,” harap Dony.

Keunggulan Sumedang dalam IDSD didorong berbagai program strategis.

Antara lain, inovasi pelayanan publik, digitalisasi tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan kolaborasi dalam pembangunan ekonomi daerah.

Dengan raihan tersebut, Sumedang tidak hanya menjadi rujukan pembangunan di Jawa Barat. Tetapi, semakin diperhitungkan sebagai model transformasi daerah di tingkat nasional. ***