NEWS, ruber.id – Kabar baik bagi masyarakat pengguna ruas Jalan Burujul-Sanca, jalur penghubung wilayah Buahdua menuju kawasan Sanca di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Karena, pembangunan jalan yang menjadi akan kembali dilanjutkan dan ditargetkan rampung pada tahun 2026 ini
Bupati Sumedang pastikan pembangunan Jalan Burujul-Sanca rampung tahun ini
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan hal itu, saat meninjau langsung kondisi dan proses pekerjaan di ruas Jalan Burujul-Sanca.
Dalam peninjauan itu, Bupati Dony didampingi perwakilan Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kemudian, dari Dinas PUPR Kabupaten Sumedang, unsur kecamatan, Polsek, Koramil, serta sejumlah pihak terkait.
Dony mengatakan, dimulainya kembali pembangunan jalan tersebut menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat. Terutama, warga di wilayah yang selama ini mengandalkan jalur Burujul-Sanca untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini Burujul-Sanca mulai dipersiapkan untuk dilanjutkan kembali. Mudah-mudahan jalan ini cepat selesai, berkualitas dan tahan lama,” kata Dony.
Ia menegaskan, Pemkab Sumedang terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Selain itu, memastikan pembangunan ruas jalan tersebut dapat kembali berjalan.
Menurut Dony, Jalan Burujul-Sanca memiliki nilai strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah.
Ruas tersebut, menjadi salah satu jalur yang mendukung akses Sumedang menuju wilayah Indramayu sekaligus terhubung dengan jaringan jalan provinsi.
Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan infrastruktur jalan yang baik dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian.
Distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga pergerakan masyarakat menuju pusat pendidikan dan pelayanan publik diharapkan menjadi lebih mudah.
“Insya Allah, kalau jalan mantap, ekonomi akan semakin lancar. Masyarakat akan lebih mudah bekerja, belajar, beribadah maupun mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Dony berharap, proses pembangunan dapat berjalan tanpa kendala hingga selesai sesuai target.
Dony mengajak, masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan serta kelancaran pekerjaan di lapangan.
“Insya Allah tahun ini selesai. Mari kita jaga dan amankan pekerjaan ini supaya berjalan lancar dan semua pihak dapat bekerja dengan nyaman,” tuturnya.
Pembangunan sempat terhambat
Sementara itu, perwakilan DJBM, Indra menjelaskan, pekerjaan di ruas Burujul-Sanca sempat mengalami keterlambatan dalam beberapa bulan terakhir.
Namun, berbagai tahapan yang diperlukan untuk melanjutkan proyek kini telah diselesaikan. Sehingga, pekerjaan dapat kembali dimulai.
“Targetnya tetap tahun ini ruas Burujul-Sanca akan kami selesaikan. Mudah-mudahan bisa selesai dengan baik, tepat waktu dan cepat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Indra.
Ia menambahkan, pekerjaan akan diawali dengan penanganan drainase di kedua sisi jalan.
Pembangunan saluran air, menjadi salah satu tahap penting untuk mencegah air menggenangi badan jalan yang dapat mengurangi kualitas dan usia konstruksi.
Setelah drainase selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan lapisan struktur jalan, mulai dari agregat hingga tahap pengerasan.
Kemudian, untuk tahap akhir akan dilakukan pengaspalan menggunakan material hotmix.
“Air menjadi salah satu faktor penting. Jadi kita harus memastikan air dari badan jalan bisa terbuang dengan baik. Setelah itu dilanjutkan agregat dan lapisan aspal,” ucapnya.
Dengan kembali dimulainya pekerjaan tersebut, masyarakat di sekitar jalur Burujul-Sanca diharapkan segera mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial.
Pemerintah menargetkan, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada tahun ini. Sehingga, manfaat konektivitas ruas tersebut dapat segera dirasakan masyarakat.***






