Kamis, 24 Sep 2020

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

Baca Juga

Sebut Kerajaan Galuh Tidak Ada, Gubernur Jabar Minta Babeh Saidi Minta Maaf

DARMARAJA, ruber.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta tokoh Betawi Ridwan Saidi datang ke Ciamis untuk meminta maaf.

Kades di Sumedang Positif Rapid Test, Dijemput Petugas Medis

SUMEDANG, ruber.id - Setelah hasil rapid test diketahui positif, kepala desa di Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, dijemput tim medis.

Krisis Air Bersih, Yonif Raider 323/Banjar Patroman dan Komunitas Motor Trail Bantu Warga

KOTA BANJAR, ruber -- Komunitas pencinta motor trail Banjar Trail Andventure & Explore (Brantas) dan anggota Yonif Raider 323 Raider/Banjar Patroman menyalurkan air bersih...

Suhu Udara di Bandung dan Sekitarnya Dingin Parah, Gila! Ini Penyebabnya

KOTA BANDUNG, ruber -- Dalam beberapa bulan terakhir suhu udara di Kota Bandung dan sekitarnya sangat dingin hingga mencapai 15 derajat celcius. Penurunan suhu udara...

PANGANDARAN, ruber.id – Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Keputusan itu hasil rapat khusus bersama PGRI dan pihak terkait di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, Kamis (13/8/2020).

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pembelajaran tatap muka di sekolah telah diputuskan dan akan dimulai pada awal September 2020.

“Kami sudah bentuk tim khusus untuk melakukan persiapan dan evaluasi pelaksanaannya. Karena, dalam hal ini harus benar-benar teliti,” kata Jeje.

Jeje menuturkan, Pemkab merogoh kocek sekitar Rp8.5 miliar untuk melengkapi kebutuhan APD dan fasilitas pemenuhan protokol kesehatan di sekolah.

Anggaran tersebut, kata Jeje, untuk persiapan dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah. Di antaranya pembelian 81.000 face shield, masker, disinfektan, hand sanitizer dan peralatan lainnya.

“Itu semua akan dibagikan ke seluruh peserta didik dan sekolah se kabupaten. Sebenarnya keuangan daerah sedang limbung, beruntung kita dapat DID tambahan sebesar Rp14.9 miliar,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pangandaran Agus Nurdin menyebutkan, hal-hal teknis yang lebih detail sedang dirumuskan.

Mengenai pembelajaran tatap muka di tengah pandemi COVID-19 ini, pihaknya
akan melakukan inspeksi terlebih dahulu, untuk memastikan kesiapan setiap sekolah.

“Dimulainya kembali pembelajaran di sekolah butuh dukungan semua pihak, termasuk dari orang tua siswa. Jadi anaknya harus dibekali pengetahuan tentang protokol kesehatan,” sebutnya. (R001/dede ihsan)

BACA JUGA: Belajar Tatap Muka Diperbolehkan, Pemkab Pangandaran Percepat Pengadaan 81.000 Face Shield

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Pesan Dandim Garut pada Gerakan Peduli Lingkungan HUT ke 75 TNI

BERITA GARUT, ruber.id - Dalam rangka memperingati HUT ke-75 TNI, Kodim 0611/Garut melakukan program penghijaun melalui penanaman 1270 pohon di Desa Lingkung...

KPU Tetapkan Dua Pasangan Calon di Pilkada Pangandaran 2020

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menetapkan pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilkada 2020.

Foto Galeri: Waduk Jatigede Sumedang Surut

FOTO BICARA, ruber.id - Tiap musim kemarau, Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat surut. Hal ini mengundang daya tarik wisatawan untuk...

Tempat Daur Ulang Plastik di Tanjungsari Sumedang Terbakar

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Tempat daur ulang plastik di Dusun Cilentik RT 04/05 Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang terbakar, Rabu (23/9/2020)...

Bocah yang Tenggelam di Sungai Citarum Karawang Ditemukan

BERITA KARAWANG, ruber.id - Nizam, 8, bocah asal Karawang, Jawa Barat yang hilang tenggelam di Sungai Citarum ditemukan, Rabu (23/9/2020) sekitar jam...