27.4 C
Indonesia
Selasa, Oktober 19, 2021
BJB KPRBJB KPRBJB KPR

Tingkatkan Kemampuan, Satpam di Pangandaran Ikuti Pelatihan Penanganan Bencana

PULUHAN Satpam PT Garuda Braja Sakti ikuti pelatihan penanganan kebakaran dalam gedung dan evakuasi bencana serta keselamatan kerja, Selasa (8/10/2019). dede/ruber.id

Tingkatkan Kemampuan, Satpam di Pangandaran Ikuti Pelatihan Penanganan Bencana

PANGANDARAN, ruber.id — Pelatihan penanganan kebakaran dalam gedung dan evakuasi bencana serta keselamatan kerja diikuti puluhan Satuan Pengamanan (Satpam) di bawah naungan PT Garuda Braja Sakti, Selasa (8/10/2019).

Dalam pelatihan ini, PT Garuda Braja Sakti menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Ketenagakerjaan, Industri dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

BACA JUGA: Peparpenas 2019, Pecatur Disabilitas asal Pangandaran ‘Krisna Aji’ Siap Wakili Jabar

Direktur PT Garuda Braja Sakti Rohmat Santoso mengatakan, pelatihan penanganan bencana itu untuk meningkatkan kapasitas para personel Satpam di bawah naungannya.

BACA JUGA:  Api Sisa Bakar Sampah Lalap Pabrik Sabut Kelapa di Padaherang Pangandaran

“Tiap Satpam harus memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya sebagai keamanan. Sangat penting, terlebih Pangandaran termasuk daerah rawan bencana,” katanya kepada ruber, Selasa (8/10/2019).

Adanya pelatihan ini, kata Rohmat, para Satpam nantinya akan paham terkait langkah-langkah yang harus dilakukan jika menemukan satu kejadian.

“Dalam pelatihan ini pemberian materi dan praktek disampaikan langsung oleh ahli di bidangnya dari BPBD maupun Disnakertrans,” ujarnya.

Rohmat menuturkan, dalam pelatihan tersebut para anggota tidak hanya mendengarkan teori yang disampaikan narasumber, tapi mereka langsung mempraktekannya.

“Sebelumnya juga mereka (Satpam) di bawah naungan PT Garuda Braja Sakti mengikuti pelatihan Gada Pratama dari kepolisian,” tuturnya.

Sehingga, kata Rohmat, para anggota ini memiliki kemampuan sebagai anggota yang merupakan kepanjangan tangan dari kepolisian.

BACA JUGA:  Kasus Positif Covid-19 Pangandaran Melonjak, Puluhan Rombongan Wisatawan Dipulangkan

“Setiap 2 minggu dalam 1 bulan kami selalu memberikan pembinaan. Baik pembinaan disiplin anggota maupun pembinaan terkait tugas pokok sebagai anggota Satpam. Untuk pembinaan ini, kami libatkan langsung TNI/Polri,” terangnya.

Bidang keamanan saat ini, kata Rohmat, bukan saja mengenai bagaimana mengambil tindakan untuk mencegah atau menangani pelaku kriminal.

“Yang jelas dalam keseharian adalah memberikan pelayanan dan kenyamanan pada masyarakat, itu jauh lebih penting,” sebutnya. dede ihsan

Baca berita lainnya: Pemerintah Larang Jual Minyak Curah, Pedagang di Pangandaran Resah

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles