27.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

Pondok Pesantren di Sumedang Boleh Kembali Beraktivitas, Syaratnya Hanya Ini

SUMEDANG, ruber.id – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengizinkan pondok pesantren (Ponpes) untuk kembali beraktivitas.

“Aktivitas keagamaan boleh dilakukan di lingkungan pesantren dengan syarat, harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya usai menyerahkan bantuan dari Baznas Sumedang kepada 3 perwakilan ponpes, di Gedung Negara Sumedang, Jumat (24/7/2020).

Dony menyatakan, ponpes di Kabupaten Sumedang juga harus menyiapkan dan menyediakan protokol kesehatan di lingkungan pesantren secara lengkap.

“Untuk ponpes yang akan melaksanakan pembelajaran, kami sudah perbolehkan, asalkan menggunakan protokol kesehatan yang lengkap dan tertib,” jelasnya.

BACA JUGA:  1 Pegawai Positif Corona, Toserba Yogya Ciamis Ditutup, Seluruh Karyawan Dites Swab

Dalam kesempatan ini, bupati juga mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Kabupaten Sumedang yang produktif dan aman dari COVID-19, dengan selalu menerapkan AKB di lingkungan pesantren.

BACA JUGA:  Pedagang dan Pengunjung Pasar Tanjungsari Sumedang akan Dites Swab

Sementara, bantuan sendiri diberikan kepada 51 pondok pesantren se Sumedang.

Bantuan yang diberikan terdiri dari sarung sebanyak 3000 buah, sajadah 3000 buah, masker kain 12.000 buah, dan biaya operasional untuk tiap pesantren sebesar Rp5 juta.

“Total bantuan operasional yang kami berikan sebesar Rp300 juta. Bantuan ini merupakan program dari Baznas yaitu Sumedang Peduli,” kata Ketua Baznas Sumedang Ayi Subhan Hafas. (R003)

BACA JUGA:  Nyesel Kalau Gak ke Jatigede, 31 Desember Ada Tari Umbul Kolosal dan Pesta Kembang Api

Baca juga berita lainnya: Usaha Digital Printing Pasutri Disabilitas Ini Maju Pesat, Baznas Sumedang Dorong Lebih Berkembang

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles