Peringati Hari Jadi ke-387 Kabupaten Tasikmalaya, Ini 4 Pesan Bupati Ade

NEWS, ruber.idBupati Tasikmalaya H Ade Sugianto bertindak selaku inspektur upacara dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-387 Kabupaten Tasikmalaya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya tersebut berlangsung di halaman Kantor Setda Tasikmalaya, pada Jumat (26/7/2019).

Dalam sambutannya, Ade mengajak masyarakat agar meresapi nilai-nilai adiluhung para leluhur untuk diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Hendaklah peringatan Hari Jadi ke-387 Kabupaten Tasikmalaya yang kita selenggarakan hari ini, jangan sebatas upacara seremonial semata. Yang ditandai dengan berbagai kegiatan dan kegembiraan,” katanya.

“Tapi yang lebih penting lagi adalah kita merenungkan, menghayati, memetik pelajaran dan memaknai substansi hari jadi ini.”

“Sehingga, nilai nilai adi luhung peradaban jaman dulu tidak begitu saja kita abaikan,” ajaknya.

Baca juga:  Fenomena Anak Muda SCBD, Ridwan Kamil: Kreativitas dan Inovasi yang Patut Didukung

Alangkah baiknya, kalau pada saat ini, menghormati dan menghargai jasa leluhur yang telah mewariskan berbagai kearifan dalam mengarungi kehidupan.

Ia berharap, berbagai sikap positif leluhur Kabupaten Tasikmalaya dijadikan refleksi bagi aparat dalam melayani masyarakat.

“Semangat pengabdian untuk rakyat, ketulusan berkorban demi kemaslahatan umat.”

“Keikhlasan berjuang dalam berbagai keterbatasan, kesiapan memberi tanpa harapan balas jasa.”

“Itu semua merupakan sikap terpuji para leluhur yang tampaknya, kita harus berguru pada mereka,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Ade menyampaikan empat pesan penting bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pertama, tancapkan niat yang ikhlas dalam diri, ketika melayani dan mengayomi masyarakat.

“Sikap itu, telah diperlihatkan oleh para leluhur kita dulu yang kini tercatat dalam berbagai tulisan sejarah,” ujarnya.

Baca juga:  Seru, Begini Cara Warga Tuguraja Tasikmalaya Munggahan

Kedua, sauyunan sabilulungan, salengkah sapileumpangan, saimpian sapangharepan.

Ka cai jadi salewi, kadarat jadi salebak adalah ciri khas sikap leluhur.

Belajarlah, pada semut yang selalu berjalan seiringan.

Ketiga, jangan pernah mengeluh dalam bekerja. Sebab, keluhan tak kan pernah menyelesaikan permasalahan.

“Kita renungkan ungkapan bijak orang tua kita dulu, tidak pernah ada medan perjuangan yang ditaburi bunga,” ucapnya.

Terakhir, pelajari sikap mulia dan kepribadian leluhur. Lalu, renungkan dan jadikan inspirasi untuk pengabdian saat ini.

Dengan cara itu, peringatan hari jadi ini akan jadi lebih bermakna.