Ngaruat Kamerdekaan, Warga RW 01 Cintarasa Cuci 81 Bendera Merah Putih Sambut HUT RI

RW 01 Cintarasa Tasikmalaya
Foto: Andy Kusmayadi/ruber.id

NEWS, ruber.id – Semangat menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kental di tengah masyarakat RW 01, Kelurahan Cintarasa, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pada Sabtu (15/8/2026), warga menggelar kegiatan bertajuk “Ngaruat Kamerdekaan”. Sebuah tradisi yang dikemas sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Warga RW 01 Cintarasa cuci 81 bendera merah putih sambut HUT RI

Kegiatan, diawali dengan aksi mencuci 81 bendera Merah Putih serta lambang negara Garuda Pancasila secara bersama-sama.

Puluhan warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Bagi masyarakat RW 01 Cintarasa, mencuci bendera dan simbol negara bukan sekadar persiapan menyambut peringatan HUT Kemerdekaan.

Baca juga:  Di Hari Anak Nasional, KPAID Kabupaten Tasikmalaya Raih Predikat Terbaik se-Indonesia

Kegiatan tersebut, dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Selain itu, sebagai pengingat akan jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kebersamaan dan semangat gotong royong, terlihat sepanjang kegiatan.

Keterlibatan anak-anak dan generasi muda juga menjadi bagian penting dari “Ngaruat Kamerdekaan”.

Terutama, untuk menanamkan rasa nasionalisme serta kecintaan terhadap Tanah Air dan simbol-simbol negara sejak dini.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan aparat. Di antaranya, perwakilan Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Asisten Daerah (Asda) I, unsur TNI dan Polri, Kecamatan Tawang, Kelurahan Cintarasa, serta perangkat kewilayahan setempat.

Ketua RW 01 Kelurahan Cintarasa, Harniwan mengatakan “Ngaruat Kamerdekaan” merupakan wujud rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan yang telah dinikmati hingga saat ini.

Baca juga:  Bukit Pangangonan Hill Tasikmalaya, Padang Rumput Teletubbies dari Tanah Sunda

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu dan memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh warga untuk kembali mengingat jasa para pahlawan.”

“Mencuci bendera dan lambang Garuda, bukan hanya kegiatan simbolis. Tetapi, menjadi bentuk penghormatan kita terhadap negara dan perjuangan para pendahulu,” ujar Harniwan, yang akrab disapa Mang Obech.

Mang Obech berharap “Ngaruat Kamerdekaan” dapat menjadi tradisi yang terus dipertahankan setiap menjelang peringatan kemerdekaan.

Selain mempererat hubungan antarwarga, kegiatan tersebut mampu menjaga semangat gotong royong dan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Bagi warga RW 01 Cintarasa, peringatan HUT RI ke-81 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Baca juga:  Wagub Jabar: Jangan Ragukan Anak Belajar di Pesantren

Momentum kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat persatuan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

Melalui “Ngaruat Kamerdekaan”, warga ingin memastikan semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan semata.

Nilai-nilai perjuangan diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.***