Lomba Kasidah Rebana di Tasikmalaya Semarakkan HUT RI dan Maulid Nabi

Lomba Kasidah Rebana di Tasikmalaya
Foto: Andy Kusmayadi/ruber.id

NEWS, ruber.id – Semangat memperingati kemerdekaan Republik Indonesia berpadu dengan nuansa religius dalam gelaran Lomba Kasidah Rebana di Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (8/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.30 WIB tersebut, digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Lomba Kasidah Rebana di Tasikmalaya semarakkan HUT RI dan Maulid Nabi

Lomba kasidah rebana itu, diinisiasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Barokah bersama Karang Taruna Remaja Jaya Karya dan mendapat dukungan dari masyarakat setempat.

Bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan seni religi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.

Baca juga:  48 Street Island Tasikmalaya, Cafe Kece Nuansa Bali Idaman Gen Z

Acara, secara resmi dibuka oleh Lurah Ciakar. Kehadiran pemerintah kelurahan menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang memadukan nilai keagamaan, seni dan budaya dengan semangat nasionalisme.

Antusiasme peserta, turut membuat suasana perlombaan semakin meriah.

Sebanyak 15 grup dari sejumlah wilayah di Kabupaten/Kota Tasikmalaya ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah, tidak hanya menambah semarak perlombaan. Tetapi, juga membuka ruang pertemuan dan silaturahmi antarmasyarakat melalui seni kasidah rebana.

Ketua Pelaksana Lomba Kasidah Rebana, H Andri Noor Zamal, mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar kompetisi.

Menurutnya, seni kasidah rebana dapat menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Baca juga:  Polisi Temukan Ribuan Obat Ilegal di Perum BRI Kota Tasikmalaya

Selain itu, memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia juga, menilai keterlibatan generasi muda sangat penting dalam kegiatan-kegiatan positif.

Melalui seni religi, anak-anak muda dapat memperoleh ruang untuk berekspresi.

Selain itu, mengenal dan melestarikan kesenian bernuansa Islami.

“Kegiatan ini, kami selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur. Sekaligus, upaya mempererat silaturahmi masyarakat melalui seni dan kegiatan keagamaan,” ujar Andri.

Andri menambahkan, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.

Sinergi antara DKM, Karang Taruna, pemerintah kelurahan, peserta, dan masyarakat menjadi salah satu kunci. Sehingga, acara dapat berlangsung dengan meriah.

Menurutnya, semangat gotong royong seperti itu perlu terus dipertahankan.

Sehingga, mampu mendorong lahirnya kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga:  Memukau, Sanggar Kirana Sarimbit Suguhkan Drama Tari Mustika Ilang

Lomba Kasidah Rebana di Kelurahan Ciakar, akhirnya bukan sekadar kompetisi seni religi.

Kegiatan tersebut, menjadi ruang untuk mempertemukan warga, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan nilai-nilai religius dan nasionalisme dalam satu rangkaian peringatan HUT RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Andri berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada masa mendatang sehingga partisipasi masyarakat. Khususnya generasi muda, semakin meningkat dan kebersamaan di lingkungan Kelurahan Ciakar tetap terjaga.***