NEWS, ruber.id – Komunitas Kendangers Tasikmalaya Raya, terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan gelar karya sekaligus pembentukan kepengurusan baru.
Semangat pelestarian budaya Sunda terlihat dalam latihan bersama yang digelar di Desa Babakan Karang, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (29/5/2026) sore.
Kendangers Tasikmalaya Raya siapkan gelar karya
Kegiatan tersebut, diikuti para pegiat seni kendang dari berbagai wilayah di Tasikmalaya.
Suasana latihan, berlangsung meriah dengan tabuhan kendang khas Sunda yang menggema. Menunjukkan, kekompakan dan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional Jawa Barat.
Ketua Umum Kendangers Tasikmalaya Raya, Akhmad Nasrudin, mengatakan, komunitas ini dibentuk sebagai wadah bagi para seniman kendang. Dengan tujuan, agar tetap aktif melestarikan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
“Alhamdulillah, saat ini sudah terakomodasi sekitar 175 anggota. Untuk gelar karya nanti kami menargetkan bisa menghadirkan 300 kendangers yang mayoritas berasal dari kalangan anak muda.”
“Ini menjadi semangat besar bagi kami untuk terus menjaga dan memperkenalkan seni tradisional, kepada masyarakat luas,” ujar Akhmad.
Menurutnya, latihan rutin yang dilakukan tidak hanya menjadi persiapan pertunjukan seni.
Tetapi juga, sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpegiat budaya sekaligus mendorong lahirnya regenerasi seniman tradisional di Tasikmalaya.
Ia berharap, melalui pembentukan kepengurusan baru, Kendangers Tasikmalaya Raya dapat semakin solid dalam menjalankan berbagai program pelestarian budaya.
Khususnya, seni kendang tradisional Sunda yang menjadi salah satu identitas masyarakat Tasikmalaya.
Semangat kebersamaan yang terlihat dalam latihan tersebut juga mencerminkan optimisme para anggota muda untuk terus berkarya.
Selain itu, menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang. ***







