25.4 C
Indonesia
Jumat, September 17, 2021
spot_img

Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Jabar Menilai Kampanye DJCM di Pangandaran Efektif

PANGANDARAN, ruber.id – Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Jawa Barat menyebut Pemkab Pangandaran memiliki kelebihan tingkat disiplin dan keseriusan dalam menangani pandemi virus Corona.

Sekretaris Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, Pemkab Pangandaran menjadi contoh kabupaten/kota se Jabar dalam penanganan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Tingkat disiplinnya tinggi dan memiliki keseriusan yang matang dalam menangani situasi tidak biasa ini,” katanya saat berkunjung ke Kantor Bupati Pangandaran, Jumat (8/5/2020).

Selain itu, kata Daud, Kabupaten Pangandaran salah satu daerah yang sudah menerapkan praktik pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebelum diberlakukan oleh Pemprov Jabar.

BACA JUGA:  Pangandaran Siap Jalankan PPKM Darurat Sampai 20 Juli

Kemudian, kampanye gerakan DJCM OKE yang dipelopori bupati Pangandaran juga dinilai efektif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

BACA JUGA:  Dua Klaster COVID-19 di Pangandaran Tak Surutkan Niat Pemkab untuk Membuka KBM di Sekolah

Terlebih, kata Daud, pergerakan orang di Pangandaran terlihat sudah berkurang.

Tak hanya itu, pihaknya menilai langkah bupati sudah tepat dalam penyaluran bantuan jaring pengaman sosial (JPS) penanggulangan COVID-19 di Pangandaran.

“Dalam hal ini, kami mengapresiasi Pemkab Pangandaran dalam memerangi virus Corona yang telah menjadi pandemi,” ujarnya.

Di sisi lain, Gugus Tugas Pemprov Jabar mengimbau kepada bupati/wali kota untuk sharing dengan bupati Pangandaran.

“Kami akan terus melakukan pemantauan ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, bahwa bekerja itu suatu kewajiban yang harus dilaksanakan.

BACA JUGA:  Dua Klaster COVID-19 di Pangandaran Tak Surutkan Niat Pemkab untuk Membuka KBM di Sekolah

Saat bekerja, kata Jeje, dirinya tidak ada niatan untuk ingin dipuji atau mencari kewibawaan.

BACA JUGA:  Laju Vaksinasi Covid-19 di Pangandaran Diperkirakan Melambat

“Saya hanya memiliki pemikiran bagaimana caranya melindungi masyarakat Pangandaran,” ucapnya.

Namun, jika selama bekerja dipandang baik, maka itu berkat daya dukung yang ada.

“Kami bekerja serius dan memiliki pertimbangan yang rasional serta terukur,” sebutnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: 27 Hasil Tracing Negatif COVID-19, Pasien Positif 01 Pangandaran Membaik

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles