NEWS, ruber.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak, seluruh bobotoh dan warga untuk merayakan euforia Persib Bandung hattrick juara dengan santun alias tertib, aman, dan penuh tanggung jawab.
Imbauan tersebut, Farhan sampaikan menyusul rangkaian pertandingan dan rencana pawai kemenangan.
Di mana, diperkirakan akan memadati sejumlah titik di Kota Bandung, pada 23 hingga 25 Mei 2026.
Rayakan Euforia Persib Hattrick Juara dengan Santun
Persib Bandung sendiri, di ambang hattrick juara Liga 1 Indonesia setelah hingga pekan ke-33 masih unggul dua poin atas Borneo FC (76).
Persib diprediksi tidak akan menyia-nyiakan peluang mengukir sejarah juara tiga kali beruntun dengan memenangkan laga pamungkas kontra Persijap Jepara.
Laga Persib vs Persijap akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kickoff pukul 16.00 WIB.
Menjelang laga penentuan tersebut, Pemkot Bandung bersama aparat keamanan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi.
Terutama, untuk menjaga situasi Kota Bandung tetap kondusif selama perayaan berlangsung.
Farhan menegaskan, ada tiga momentum penting yang perlu mendapat perhatian bersama.
Mulai dari hari pertandingan, pawai kemenangan, hingga potensi euforia lanjutan setelahnya.
“Ini tiga hari penting yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai euforia justru diekspresikan secara berlebihan, hingga menimbulkan kecelakaan ataupun kerusuhan,” ujar Farhan melalui rilis yang diterima ruber.id, Kamis (21/5/2026).
Farhan menjelaskan, apabila Persib kembali memastikan gelar juara, pawai kemenangan direncanakan dimulai dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka.
Kemudian, trofi akan dibawa ke Pendopo untuk agenda selanjutnya.
Farhan memastikan, akan turut hadir dalam iring-iringan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap perayaan yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Karena titik awalnya di Gedung Sate, saya wajib ikut pawai,” katanya.
Di sisi lain, Farhan menegaskan pengamanan akan diperketat demi menjaga antusiasme warga tetap terkendali.
Aparat keamanan pun, telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
Termasuk, apabila hasil pertandingan tidak sesuai harapan para pendukung.
Tak hanya soal keamanan, kebersihan kota juga menjadi perhatian serius.
Kolaborasi dengan Pemprov Jabar
Pemkot Bandung, akan kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menangani persoalan sampah selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Farhan, turut menyoroti dampak euforia yang mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, tercatat sebanyak 19 kecelakaan terjadi dan 13 korban di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain itu, terjadi pula aksi tawuran yang menyebabkan satu orang menjadi korban pembacokan.
Karena itu, Pemkot Bandung bersama kepolisian akan memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras ilegal.
Karena, miras ilegal diduga menjadi salah satu pemicu tindak kriminal saat perayaan berlangsung.
“Kami mengimbau, warga tetap bisa mengendalikan diri. Rayakan dengan bahagia tetapi tetap aman dan tertib,” ucap Farhan. ***






