Monday, 25 May 2020

Video Viral Longsor di Galian Pasir Cimalaka, Kapolres: Itu Proses Penambangan Legal

Baca Juga

Bupati Dony: Tak Ada Jual beli Jabatan di Sumedang

SUMEDANG, ruber.id -- Dalam penempatan personil, Pemkab Sumedang telah memastikan diri akan terus menggunakan sistem meritokrasi. Melalui mekanisme ini, perekrutan dan penempatan SDM akan disesuaikan...

Pemerintah Godok Skema Baru Pensiunan PNS, Ini Perbedaannya

ruber -- Pemerintah akan menerapkan skema baru untuk pembayaran pensiunan bagi aparatur sipil negara ( ASN) atau PNS. Dilansir dari Kompas.com, saat ini, skema baru tersebut masih digodok...

Listrik Padam, 4 Kereta MRT Masih Terjebak di Bawah Tanah

JAKARTA, ruber -- Empat unit kereta api Mass Rapid Transit (MRT) yang tengah beroperasi terjebak di jalur bawah tanah. Hal itu terjadi karena ada pemadaman...

Di Kuningan Banyak Janda Muda Nih, Dalam Sehari Ada 15 Istri Gugat Cerai Suami

Di Kuningan Banyak Janda Muda Nih, Dalam Sehari Ada 15 Istri Gugat Cerai Suami KUNINGAN, ruber.id -- Angka perceraian di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat cukup...

Video Viral Longsor di Galian Pasir Cimalaka, Kapolres: Itu Proses Penambangan Legal

SUMEDANG, ruber.id — Sejak videonya viral pada Ahad (5/1/2020) kemarin, penambangan pasir di wilayah Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat dengan cara meledakkan tebing yang dilakukan pengusaha tambang merupakan aktivitas legal.

Diketahui, video viral tersebut sebelumnya dianggap sebagai bencana alam longsor.

Sebelumnya, Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana juga telah menjelaskan bahwa video viral tersebut bukan bencana longsor.

BACA JUGA: Galian Pasir di Cimalaka Sumedang Longsor, Videonya Viral, Ini Penjelasan Sebenarnya

Kapolres juga memastikan bahwa aktivitas perbohoan tebing yang dilakukan adalah legal.

Pengusaha tambang yaitu CV Prima Jaya Utama, kata kapolres, telah mengantongi izin tambang resmi.

“Pengusaha tambang itu sengaja merobohkan tebing. Tujuannya untuk memudahkan proses tambang. Jadi itu bukan bencana longsor seperti narasi yang beredar.”

“Tidak ada bencana longsor di Sumedang,” kata kapolres kepada sejumlah wartawan di Mapolres Sumedang, Senin (6/1/2019) pagi.

Terkait hal ini, kata kapolres, pihaknya telah melakukan kroscek dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi tambang pasir tersebut.

“CV Prima Jaya Utama itu memiliki izin resmi dan aktivitas yang mereka lakukan itu legal,” ujarnya. luvi

Baca berita lainnya: Proyek Perumahan Rancamulya Residence Longsor, Banjir Lumpur Tutup Jalan Provinsi

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).

Update Corona Kota Banjar: Sudah 2 Pekan Tak Ada Tambahan Kasus Positif

BANJAR, ruber.id - Kabar baik, sudah dua pekan tidak ada tambahan kasus positif corona baru di Kota Banjar, Jawa Barat.