Terlalu Aman, WhatsApp Dikritik Pemerintah dan Penegak Hukum

Sistem Keamanan Whatsapp
Karena dianggap terlalu aman, WhatsApp dikritik pemerintah dan penegak hukum. ils/net

BERITA TEKNO, ruber.idWhatsApp dikritik pemerintah di beberapa negara akibat penerapan aturan privasi baru. Banyak pengguna tidak senang atas penerapan aturan tersebut.

Sehingga pihak WhatsApp terpaksa menunda sanksi bagi yang tidak mematuhi kebijakan.

Pelaku Kriminal Tak Bisa Dilacak

Masalah bermula ketika pemerintah di sejumlah negara ingin mengakses pesan WhatsApp untuk melacak pelaku kriminal.

Pihak WhatsApp menentang hal tersebut, karena setiap pesan dilindungi oleh enkripsi end to end.

Privasi setiap pengguna dijamin aman, maka siapa pun tak bisa mengaksesnya, bahkan pihak WhatsApp sendiri.

“Dengan enkripsi ini, pesan yang Anda kirim ke seseorang tidak bisa didengar atau dilihat oleh siapapun.”

Baca juga:  Rekomendasi Air Purifier untuk Mencegah Penularan Covid-19

Bahkan WhatsApp dan Facebook pun tidak, kami pikir itu sangat penting,” ungkap Head of Whatsapp, Will Cathcart.

Luncurkan Kampanye Iklan Baru

Untuk menghadapi tantangan itu, WhatsApp meluncurkan iklan baru untuk membuat pencitraan.

Iklan tersebut mengklaim bahwa mereka memprioritaskan privasi dan keamanan pengguna.

Karena sangat aman, tidak ada siapa pun bisa mengaksesnya termasuk pemerintah dan penegak hukum sekalipun.

Iklan yang baru diluncurkan itu bertujuan untuk meluruskan kesalahpahaman akibat insiden Whatsapp dikritik pemerintah.

Cathcart pun mengatakan bahwa saat ini sudah banyak pengguna yang setuju dengan kebijakan baru Whatsapp.

Cathcart juga menambahkan, enkripsi yang digunakan Whatsapp ini sangat penting bagi jurnalis dan aktivitas.

Baca juga:  Sistem Hybrid Bikin Yamaha Fazzio 125 Jadi Motor Listrik? Berikut Penjelasannya

“Kini hal itu menjadi penting bagi semua orang,” tambahnya seperti dilansir Independent, Selasa (15/6).

Pentingnya Privasi Pengguna

Setelah Whatsapp dikritik pemerintah, Cathcart ingin memberi tanggapan kepada sejumlah negara yang tidak menyukai enkripsi atau penyandian di layanan, salah satunya Inggris.

Mendagri Inggris, Priti Patel menganggap teknologi enkripsi menyulitkan penegak hukum untuk mendapatkan bukti percakapan dari pelaku kriminal.

“Tentunya, kami bicara pada pemerintah di seluruh dunia.”

“Enkripsi menyeluruh adalah hal bagus untuk melindungi keamanan warga negara.”

“Itu penting bagi kehidupan digital di dunia yang penuh hacker,” kata Cathcart.

Dengan kata lain, setiap pesan yang Anda kirim di Whatsapp hanya bisa dilihat oleh penerima.

Baca juga:  WhatsApp Diblokir dan Dikecualikan dari Status, Kenali Cirinya Ikuti Caranya

Meski telah diakuisisi oleh Facebook yang pernah terkena skandal kebocoran data pengguna, Whatsapp mengklaim percakapan pengguna tetap aman. (CW-004/Dewi)