26.4 C
Indonesia
Senin, September 20, 2021
spot_img

Terlalu Aman, WhatsApp Dikritik Pemerintah dan Penegak Hukum

BERITA TEKNO, ruber.idWhatsApp dikritik pemerintah di beberapa negara akibat penerapan aturan privasi baru. Banyak pengguna tidak senang atas penerapan aturan tersebut, sehingga pihak WhatsApp terpaksa menunda sanksi bagi yang tidak mematuhi kebijakan.

Pelaku Kriminal Tak Bisa Dilacak
Masalah bermula ketika pemerintah di sejumlah negara ingin mengakses pesan WhatsApp untuk melacak pelaku kriminal.

BACA JUGA: Tips Menggunakan WhatsApp Web, Perlu Diketahui Pengguna

Pihak WhatsApp menentang hal tersebut, karena setiap pesan dilindungi oleh enkripsi end to end. Privasi setiap pengguna dijamin aman, maka siapa pun tak bisa mengaksesnya, bahkan pihak WhatsApp sendiri.

“Dengan enkripsi ini, pesan yang Anda kirim ke seseorang tidak bisa didengar atau dilihat oleh siapapun. Bahkan WhatsApp dan Facebook pun tidak, kami pikir itu sangat penting,” ungkap Head of Whatsapp, Will Cathcart.

BACA JUGA:  Apple Segera Rilis iPhone 13, Catat Waktu Peluncurannya
BACA JUGA:  Siap-siap! Akun WhatsApp Bakal Dihapus Jika Pengguna Tolak Aturan Baru

Luncurkan Kampanye Iklan Baru
Untuk menghadapi tantangan itu, WhatsApp meluncurkan iklan baru untuk membuat pencitraan.

Iklan tersebut mengklaim bahwa mereka memprioritaskan privasi dan keamanan pengguna. Karena sangat aman, tidak ada siapa pun bisa mengaksesnya termasuk pemerintah dan penegak hukum sekalipun.

Iklan yang baru diluncurkan itu bertujuan untuk meluruskan kesalahpahaman akibat insiden Whatsapp dikritik pemerintah. Cathcart pun mengatakan bahwa saat ini sudah banyak pengguna yang setuju dengan kebijakan baru Whatsapp.

Cathcart juga menambahkan, enkripsi yang digunakan Whatsapp ini sangat penting bagi jurnalis dan aktivitas. “Kini hal itu menjadi penting bagi semua orang,” tambahnya seperti dilansir Independent, Selasa (15/6).

Pentingnya Privasi Pengguna
Setelah Whatsapp dikritik pemerintah, Cathcart ingin memberi tanggapan kepada sejumlah negara yang tidak menyukai enkripsi atau penyandian di layanan, salah satunya Inggris.

BACA JUGA:  Lama Mati Suri, BlackBerry Siap Kembali Rebut Pasar Gadget
BACA JUGA:  Apple Watch Series 7, Hadir dengan Pemantau Gula Darah

Mendagri Inggris, Priti Patel menganggap teknologi enkripsi menyulitkan penegak hukum untuk mendapatkan bukti percakapan dari pelaku kriminal.

“Tentunya, kami bicara pada pemerintah di seluruh dunia. Enkripsi menyeluruh adalah hal bagus untuk melindungi keamanan warga negara. Itu penting bagi kehidupan digital di dunia yang penuh hacker,” kata Cathcart.

Dengan kata lain, setiap pesan yang Anda kirim di Whatsapp hanya bisa dilihat oleh penerima. Meski telah diakuisisi oleh Facebook yang pernah terkena skandal kebocoran data pengguna, Whatsapp mengklaim percakapan pengguna tetap aman. (CW-004/Dewi)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles