29.4 C
Indonesia
Selasa, September 28, 2021
spot_img

Reynhard Sinaga Coreng Nama Baik Daerah, Warga Kota Depok Sepakat Tolak LGBT

Reynhard Sinaga Coreng Nama Baik Daerah, Warga Kota Depok Sepakat Tolak LGBT

KOTA DEPOK, ruber.id — Ratusan jamaah majelis taklim di Kota Depok, Jawa Barat menolak keras adanya aktivitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Mereka juga mendukung rencana Pemkot Depok yang akan melakukan razia terhadap aktivitas perilaku menyimpang ini.

Ketua Fahmi Tamami Kota Depok, KH Abu Bakar Madris mengatakan, warga Depok menentang adanya aktivitas LGBT.

Hal ini sejalan dengan visi Kota Depok sebagai kota yang religius.

BACA JUGA:  Dua Tahun Buron, Kejari Depok Eksekusi Terpidana Kasus Penganiayaan

Pihaknya, kata dia, mengedepankan konsep keagamaan.

Tak hanya muslim, tapi seluruh agama yang ada di Indonesia juga menolak LGBT.

Hal senada disampaikan Ketua Majelis Taklim At Taubah Robi Dongkal.

BACA JUGA:  Tawuran di Kota Depok, Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan

Pihaknya berharap, Pemkot Depok terus melaksanakan kebijakan untuk merazia LGBT.

“Kami dukung wali Kota Depok untuk hal itu. Kami di sini berkumpul menyetujui bahwa Depok butuh Perda LGBT. Kami ingin Depok kondusif dan menjadi kota religius,” katanya.

Soal kasus Reynhard Sinaga, warga Depok yang divonis hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Robi menegaskan bahwa itu adalah hal yang memalukan bagi Kota Depok.

Oleh karena itu, kata Robi, untuk mencegah hal serupa diperlukan aturan tegas yaitu segera disahkan Perda LGBT.

BACA JUGA:  Puluhan Ular Kobra Teror Kota Depok, Bikin Resah, 2 Warga Jadi Korban

“Kami mendukung segera disahkannya Perda LGBT ini,” tegasnya.

Selain itu, Robi juga meminta agar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk mencabut surat penentangan razia LGBT.

BACA JUGA:  Puluhan Ular Kobra Teror Kota Depok, Bikin Resah, 2 Warga Jadi Korban

“Kami akan datangi Komnas HAM untuk mencabut surat yang dilayangkan,” ucapnya. (R007/moris)

Baca berita lainnya: Aksi Pamer Alat Vital di Kota Depok, Bikin Mahasiswi Trauma

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles