Saturday, 11 Jul 2020

Pemudik Serbu Sentra Kerajinan Rajapolah Tasikmalaya

Baca Juga

Baca Nih! Generasi Milenial Tolak Pilih Caleg Nakal Pasang APK di Pohon

SUMEDANG, ruber – Perilaku caleg Pemilu 2019 yang memasang Alat Peraga Kampanye (APK) pada pohon mendapatkan nilai negatif dari generasi milenial. Selain melanggar regulasi kampanye,...

Kementan Lepas Ekspor Kelapa ke Australia di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Bantuan senilai Rp5 miliar disalurkan dalam rangka Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019 di Kabupaten Pangandaran, Jumat (29/3/2019). Kepala Badan Penyuluhan dan...

Innalillahi, Pakar Medsos Nukman Luthfie Meninggal Dunia

ruber -- Kabar duka datang dari dunia digital Indonesia. Pakar Media Sosial Nukman Lutfhie telah berpulang pada Sabtu (12/1/2019) malam, di Yogyakarta. Kabar duka tersebut...

Basarnas Bandung Terjunkan Tim Rescue ke Wilayah Banjir Jabodetabek

Basarnas Bandung Terjunkan Tim Rescue ke Wilayah Banjir Jabodetabek SUMEDANG, ruber.id -- Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah memberangkatkan tiga tim rescue untuk ikut serta dalam...

SEJUMLAH kendaraan roda empat tampak memadati parkiran di Sentra Kerajinan Rajapolah, Senin. bay/ruang berita

TASIKMALAYA, ruber — Walaupun sudah masuk hari kerja, masih ada sejumlah pemudik yang melakukan perjalanan arus balik pada Senin (10/6/2019).

Tak hanya itu, sejumlah pemudik juga turut menyempatkan untuk mampir di sentra kerajinan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya untuk membeli oleh-oleh.

Salah seorang pemudik asal Jakarta, Ridwan, mengaku sengaja melakukan perjalanan pulang pada H+5 agar dapat terhindar dari kemacetan panjang.

“Saya wiraswasta, jadi tidak apa-apa pulang sekarang juga. Apalagi keluarga juga meminta hari ini biar gak kejebak macet,” ujarnya.

Selain ingin bersantai di jalan, Ridwan juga berkeinginan belanja beberapa produk khas Tasikmalaya untuk dijadikan oleh-oleh.

“Iya, memang sudah niat ingin beli produk kerajinan di Rajapolah. Apalagi ada keluarga di Jakarta dan teman-teman juga yang memesan untuk dibelikan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Rajapolah Iptu Dede Darmawan menyebutkan bahwa kondisi arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Barat mulai berangsur normal.

“Alhamdulillah kondisi lalu lintas saat ini sudah lancar, dan volume kendaraan mulai berkurang. Jadi sudah relatif normal,” sebutnya.

Dede menerangkan, jika hari ini merupakan hari terakhir dilaksanakannya Operasi Ketupat Lodaya 2019.

“Operasi sampai hari ini jam 24.00 WIB,” ucapnya. bay

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Sumedang Bakal Kepung Gedung DPRD Minggu Besok

SUMEDANG, ruber.id - Sebanyak 42 Ormas, OKP, dan perkumpulan lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap mengikuti aksi menolak RUU HIP, Minggu...

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

SUMEDANG, ruber.id - Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)...

Korupsi Infrastruktur, KPK Amankan Dokumen Penting di Kota Banjar

KOTA BANJAR, ruber.id - Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota Banjar dan kantor Dinas PU Kota Banjar, yang dilakukan KPK terkait kasus korupsi...

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

TASIKMALAYA, ruber.id - Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19,...

Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

SUMEDANG, ruber.id - Setelah diamankan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang karena terkonfirmasi positif COVID-19, video MAF beredar di pesan...