Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Cipeles Sumedang

Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Cipeles Sumedang
Foto: Dok. BPBD Sumedang

NEWS, ruber.id – Pelajar kelas VIII SMP Negeri 5 Sumedang, Naufal Aqhar Budianto (14), tewas setelah tenggelam saat berenang di Sungai Cipeles, Kamis (2/7/2026) siang.

Korban tenggelam tepatnya di kawasan Lingkungan Tegalkalong, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat,

Korban yang merupakan warga Dusun Gunung Buleud, Desa Jatimulya, Kecamatan Sumedang Utara, diduga tenggelam akibat panik dan kehabisan tenaga ketika berusaha menyelamatkan diri di tengah derasnya aliran sungai.

Pelajar SMP tewas tenggelam di Sungai Cipeles Sumedang

Kepala BPBD Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama empat orang temannya berenang di Sungai Cipeles.

Setelah melompat dari tebing ke sungai, korban kesulitan berenang kembali menuju tepian.

Baca juga:  Kahatex Banjir Lagi, Macet Panjang, Puluhan Motor Mogok di Jalan Bandung-Garut

Salah seorang teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan.

Namun, karena korban dalam kondisi panik dan memeluk tubuh temannya, keduanya sempat terbawa ke bagian sungai yang lebih dalam.

“Setelah berhasil melepaskan diri dan berenang ke tepian, korban justru hilang dari permukaan air,” ungkap Bambang, Kamis siang.

Menurutnya, sebelum tenggelam, teman korban telah mengarahkan Naufal menuju area sungai yang lebih dangkal di dekat batu besar di pinggir sungai.

Namun, diduga karena panik dan kelelahan, korban tetap berada di tengah aliran hingga akhirnya tenggelam.

Menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan warga setempat segera melakukan pencarian.

Proses penyisiran dilakukan menggunakan bambu sebagai alat bantu karena lokasi memiliki kedalaman lebih dari lima meter.

Baca juga:  16 ASN, Anggota TNI dan 53 Petahana Siap Bertarung di Pilkades Sumedang

Pencarian berlangsung sekitar dua jam. Kondisi dasar sungai yang cukup dalam serta adanya arus berputar membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit.

Korban akhirnya berhasil ditemukan, namun saat dievakuasi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

BPBD Sumedang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan. Seperti sungai maupun waduk, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.***