NEWS, ruber.id – Puluhan pelajar SDN Nyalindung, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menyerang lokasi TMMD ke-105, pada Sabtu (27/7/2019).
Sontak, hal ini membuat personel TNI yang tengah fokus bekerja membangun jalan di lokasi TMMD itu panik.
Terlebih, saat puluhan pelajar berpakaian cokelat itu menuju lokasi, dari kejauhan sudah terdengar yel-yel teriakan ‘Ayo, ayo serang’.
Mendengar teriakan itu, personel TNI sempat kaget dan menghentikan aktivitasnya.
Tapi, eh ternyata, kedatangan para pelajar ini ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa ini untuk membantu mengangkut material batu untuk pembangunan jalan di lokasi tersebut.
Hal itu, memang tak seperti hari sebelumnya dan baru kali ini terjadi.
Guru pendamping SDN Nyalindung Tatang mengatakan, bersama tiga guru pendamping lainnya sengaja datang ke lokasi.
Mereka datang, untuk menunjukkan pelajaran yang sangat berharga bagi para pelajarnya.
“Dengan melihat secara riil seperti ini, pasti para pelajar akan mengerti dan merasakan hasil kerja keras bapak-bapak TNI. Terutama, dalam menyelesaikan program TMMD ini, untuk dinikmati para pelajar di kemudian hari,” ucapnya.
Selain itu, dengan membantu TNI dalam pembangunan TMMD, pihak sekolah juga ingin menanamkan budaya gotong royong kepada tiap pelajar di Sumedang.
“Dengan melihat kekompakkan TNI bersama unsur masyarakat dan yang lainnya dapat menanamkan etos jiwa kerjasama dalam diri para siswa.”
“Karena, jika suatu pekerjaan dikerjakan secara bersama-sama akan terasa ringan,” tuturnya. ***






