oleh

Menuju New Normal, TNI Polri di Klaten Galakan Kampung Siaga COVID-19

KLATEN, ruber.id – Dalam menghadapi new normal saat ini, sejumlah desa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membentuk Kampung Siaga COVID-19.

Kampung siaga ini merupakan binaan Kodim 0723 dan Polres Klaten.

Tujuannya, dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus corona di lingkungan pedesaan.

Sementara, di wilayah Kecamatan Tulung, Klaten, ada satu desa yang sudah dibentuk yakni Kampung Siaga COVID-19 Dukuh Selap, Desa Kemiri.

Kapolsek Tulung Iptu Jaka Waluya mengatakan, Kampung Siaga COVID-19 ini ditujukan untuk pencegahan penyebaran wabah virus corona.

Sehingga, kata dia, masyarakat tetap waspada dan selalu mematuhi peraturan pemerintah.

“Kalau sudah terbentuk kampung siaga ini, warga harus patuh dengan peraturan.”

“Apabila bepergian harus memakai masker dan membiasakan cuci tangan pakai sabun, jaga jarak serta menjaga imun kesehatan,” katanya saat me-launching Kampung Siaga COVID-19 di Dukuh Selap, Desa Kemiri, Tulung, Minggu (7/6/2020).

Menurutnya, selama ini masyarakat belum banyak yang memahami terkait new normal atau tatanan baru beradaptasi dengan COVID-19.

Apalagi, kata dia, di pedesaan seperti ini sangat perlu untuk digalakan pencegahan penyebaran corona.

“Kalau ada tamu dari luar, masuk dukuh harus ada pengecekan suhu. Dan desa tersebut juga harus menyediakan tempat isolasi bagi pemudik.”

“Nah, di Dukuh Selap ini sudah ada rumah untuk isolasi, warganya juga sudah banyak yang pakai masker,” jelasnya.

Dari 18 desa di Kecamatan Tulung, kata dia, baru satu desa yang di-launching menjadi Kampung Siaga COVID-19.

Pihaknya berharap, masyarakat di wilayah Kecamatan Tulung dapat menaati peraturan pemerintah menuju new normal.

“Yang di Selap adalah perdana, nanti di 18 desa di Tukung akan menjadi Kampung Siaga COVID-19,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Tulung Suyamto meminta masyarakat untuk dapat melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Di mana, kata dia, pemerintah sedang menggalakan program new normal tersebut.

“Kita harus bersama-sama dalam mencegah virus corona ini. Pokoknya, warga harus dapat menghindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun,” pintanya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Kemiri Juremi mengatakan, masyarakat di desa Kemiri harus menjadi percontohan desa lainnya di Klaten.

Menurutnya, apabila masyarakat mematuhi peraturan pemerintah, maka penularan COVID-19 segera tuntas.

“Kami berterima kasih kepada Pak kapolsek, koramil dan Pak Camat Tulung yang sudah menunjuk Desa Kemiri menjadi Kampung Siaga COVID-19,” tuturnya. (R008/Jolar)

Baca berita lainnya: Kasus Pengeroyokan Karyawan Star Fashion di Boyolali, Polisi Hadirkan Belasan Saksi saat Reka Ulang

loading...