Sabtu, 8 Agu 2020

Masuk Kawasan Wisata Pangandaran, Rombongan Wabup Sumedang Dites Rapid

Baca Juga

Cerita Mahasiswa UI asal Uganda Philimon, Tinggal di Asrama Selama Pandemi COVID-19

DEPOK, ruber.id - Semukasa Philimon, mahasiswa asing asal Uganda, Afrika Timur, tengah menempuh pendidikan jenjang magister S2, dengan program studi Kesehatan Masyarakat,...

Terjebak Seharian di Dalam Goa, 3 Mahasiswa Unsika Karawang Tewas Kehabisan Oksigen

Terjebak Seharian di Dalam Goa, 3 Mahasiswa Unsika Karawang Tewas Kehabisan Oksigen KARAWANG, ruber.id -- Tiga mahasiwa Unsika yang terjebak di Goa Lele, Kabupaten Kawarang,...

Mambo Kuliner, Favorit Jajanan Warga Tasik tiap Malam Minggu

TASIK KOTA, ruber -- Bagi mereka yang hobi memanjakan lidah dengan aneka kudapan sedap, pastilah tertarik untuk mampir sejenak di Mambo Kuliner. Mambo Kuliner merupakan...

Pencarian 3 Korban Logsor di Bogor Dihentikan, Basarnas Siaga Pemantauan

BOGOR, ruber.id -- Memasuki hari kesebelas, Basarnas Bandung resmi menghentikan pencarian 3 korban tertimbun longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (12/1/2020). Kepala Basarnas Bandung...

PANGANDARAN, ruber.id – Rombongan Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan menjalani rapid test dadakan di kantor PMI Kabupaten Pangandaran, Jumat (12/6/2020).

Diketahui, rombongan bersepeda motor itu tertahan di tollgate objek wisata Pantai Pangandaran.

Sebab, rombongan sebanyak 15 orang tersebut tidak dapat menunjukkan surat keterangan sehat rapid test kepada petugas di pintu masuk kawasan pantai itu.

Erwan mengatakan, kedatangan dirinya bersama rombongan untuk melakukan studi banding ke objek wisata di Pangandaran yang telah dibuka di tengah pandemi COVID-19.

Dirinya mengapresiasi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona yang diberlakukan di objek wisata.

“Kami ingin tahu, nanti akan diterapkan di Sumedang, karena sebentar lagi objek wisata akan dibuka,” katanya usai jalani rapid test di kantor PMI.

Erwan mengaku, dirinya baru mengetahui soal aturan yang diterapkan oleh Pemkab Pangandaran bagi pengunjung (wisatawan).

“Kalau tahu seperti ini mungkin kami akan bawa hasil rapid test, bahkan saya sudah dites swab di Sumedang,” ujarnya.

Dirinya mengapresiasi kebijakan Pemkab Pangandaran yang membuka kembali destinasi wisata dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kami akan belajar banyak dari Pangandaran soal ini, semoga saja bisa diterapkan di Sumedang,” tuturnya.

Sementara, hasil rapid test sebanyak 15 orang (rombongan wabup) itu dinyatakan negatif dan diperbolehkan memasuki kawasan wisata Pantai Pangandaran. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Pangandaran Dipersilahkan Lakukan Kegiatan Hingga 90%, Gubernur Jabar: Karena Disiplin dan Tegas

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.