Masih Ada Buaya Lebih Besar Berkeliaran di Waduk Jatigede Sumedang, yang Ini Anaknya

Screenshot youtube
BKSDA Jabar tunjukan anak buaya yang berhasil ditangkap seorang pemancing di perairan Waduk Jatigede wilayah Wado, Rabu sore. dok polsek wado/ruber.id

WADO, ruber.id – Abah Sabren, berhasil menangkap anak buaya yang selama ini terlihat oleh warga kerap berkeliaran di pesisir Waduk Jatigede, Rabu (24/6/2020) sore.

Anaknya tersebut ditangkap Abah Sabren saat ia tengah asyik memancing di lapaknya di wilayah pesisir Wado, Kabupaten Sumedang.

“Ini anaknya. Katanya sudah ada warga yang lihat buaya lebih besar dari ini. Berarti ada induknya juga di sini,” kata Abah Sabren, Rabu malam.

Abah Sabren menjelaskan, setelah ditangkap anak buaya ini diserahkan hidup-hidup ke Polsek Wado.

“Sudah saya serahkan ke polsek. Adanya anak buaya ini tentunya juga ada induknya di sini.”

“Jadi cerita warga yang selama ini melihat ada buaya berkeliaran bisa jadi benar. Lebih hati-hati aja sekarang mah,” jelasnya.

Baca juga:  Spesialis Curanmor Sumedang Diringkus, Seorang Pelaku Didor

Sementara, Kapolsek Wado Iptu Arispen mengungkapkan, anaknya ini sudah diserahkan kepada pihak BKSDA Jabar.

Menurut penuturkan BKSDA Jabar, kata Arispen, bisa jadi anaknya tersebut berasal dari dua yang lepas dari penangkaran buaya di wilayah Garut.

“Informasi dari BKSDA Jabar, tiga tahun yang lalu memang ada 2 yang lepas dan tidak ditemukan di penangkaran saat terjadi banjir bandang,” ucapnya.

Kemungkinan, kata Arispen, buaya tersebut lepas di Sungai Cimanuk hingga sampai di wilayah perairan Waduk Jatigede.

“Warga juga sudah ada yang melihat yang katanya ukurannya lebih besar. Bisa jadi yang dilihat warga itu adalah induknya,” jelas kapolsek.

Kapolsek mengimbau warga untuk lebih hati-hati, terutama kepada para pemancing dan wisatawan.

Baca juga:  Longsor Sumedang, Petani Merugi Puluhan Juta

“Untuk sementara ini kami imbau warga, terutama pemancing, untuk tidak dulu mancing di perairan Wado,” imbaunya. (R003)

Baca berita lainnya: Geger Anak Domba Bermata 1 Layaknya Dajjal di Tanjungkerta Sumedang