Wednesday, 8 Apr 2020

Keseruan Pemdes Cipanas Sumedang Cukur Massal Pelajar Sekolah Dasar

Baca Juga

Kutuk Penembakan di Masjid Selandia Baru, Ini Pernyataan PMII IAID Ciamis

CIAMIS, ruber -- PMII IAID Ciamis mengutuk keras penembakan yang dilakukan sekelompok teroris di masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (16/3/2019) kemarin. BACA JUGA: Cerita...

Sejak Corona Merebak, Pasar Tradisional di Sumedang Sepi

WADO, ruber.id - Sejak merebaknya virus corona, sejumlah pasar tradisional di wilayah Sumedang, Jawa Barat sepi. Termasuk Pasar Wado.

Ngemis Dalih Sumbangan untuk Palestina, 2 WNA Pakistan Ditangkap Kantor Imigrasi Kota Depok

Ngemis Dalih Sumbangan untuk Palestina, 2 WNA Pakistan Ditangkap Kantor Imigrasi Kota Depok KOTA DEPOK, ruber.id -- Dua WNA (Warga negara asing) asal Pakistan ditangkap...

Deklarasi Damai Pilkades di Sumedang, Ini Pesan Danramil Cimalaka

CIMALAKA, ruber.id - Calon kepala desa dan seluruh jajaran Forkopimda Kecamatan Cimalaka deklarasikan Pilkades Damai, Selasa (3/3/2020). Deklarasi Pilkades...

TANJUNGKERTA, ruber.id – Ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) di wilayah Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dicukur massal oleh pemerintah desa setempat.

Bahkan, saking antusiasnya para pelajar, mereka rela antre panjang agar bisa ikut cukur massal gratis ini.

Selain membuat siswa girang, cukur ramai-ramai ini juga menarik perhatian masyarakat yang melintas di lokasi cukur massal di halaman kantor Desa Cipanas, Senin (6/1/2020).

BACA JUGA: Keren, Tim ini Tawarkan Seni Genggong untuk Program Inovasi Desa

Cukur massal sendiri dilaksanakan memasuki awal para pelajar kembali bersekolah.

Tujuannya, agar para pelajar yang telah menghabiskan masa libur semester ini, dapat kembali memulai aktivitas belajar dengan kondisi rambut yang sudah rapi.

“Libur sekolah telah usai. Banyak pelajar suka gondrong selepas libur panjang. Jadi banyak yang kena razia di sekolah.”

“Untuk menghindari hal ini, maka di awal masuk sekolah ini, kami sengaja melakukan kegiatan cukur massal gratis,” kata Kepala Desa Cipanas Asep Lantifan, usai mencukur salah seorang pelajar di lokasi, Senin kemarin.

Sebelum melaksanakan cukur massal, kata Asep, Pemdes Cipanas telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan juta orangtua siswa.

Bahkan, kata Asep, pihak sekolah dan warga juga merespon baik kegiatan ini. Sehingga tak heran, jika kegiatan cukur massal ini langsung diburu para pelajar SD.

“Di wilayah Cipanas sendiri ada 3 sekolah dasar. Jadi 110 peserta yang mengikuti kegiatan cukur massal ini berasal dari tiga sekolah,” ujarnya.

Kegiatan cukur massal gratis ini, kata Asep, diinisiasi oleh para kader penggerak PKK desa.

Sebab, lanjut Asep, berdasarkan pengalaman mereka (kader PKK), tiap usai libur sekolah, orang tua siswa pasti sibuk mencari tukang cukur untuk anaknya.

Dari kebutuhan ini pula, PKK dan pihak desa akhirnya berinisiatif untuk mencoba memfasilitasi orangtua siswa dengan menyelenggarakan kegiatan cukur massal bagi pelajar sekolah di halaman kantor desa.

Asep menambahkan, kegiatan seperti ini, akan digelar rutin oleh pihak desa tiap menjelang tahun ajaran baru sekolah atau tiap habis musim libur panjang.

“Ini juga sebagai upaya untuk memudahkan warga, sekaligus untuk menjalin tali silaturahmi antara warga dengan aparatur desa,” ujarnya. (R003)

Baca berita lainnya: Kompaknya Karang Taruna Cipanas Hias Tembok Penahan Longsor dengan Warna Biru Persib

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...