21.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Keluh Kesah Pedagang Kecil Jelang PSBB Penuh di Sumedang

SUMEDANG, ruber.id – Rabu, 22 April 2020 dini hari besok, Sumedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar secara penuh.

PSBB penuh ini akan berlangsung hingga 14 hari ke depan atau sampai 4 Mei 2020.

Dengan PSBB berbagai aktivitas akan dibatasi. Mulai dari kegiatan keagamaan hingga pembatasan ekonomi masyarakat.

Jelang pelaksanaan PSBB penuh di Sumedang ini, para pedagang kecil yang biasa berjualan di wilayah Sumedanh memgaku khawatir.

Khawatir situasi lebih sulit karena tak bisa berjualan seperti biasanya. Khawatir tak bisa makan.

BACA JUGA:  Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya, Pengawasan di Wilayah Perbatasan Diperketat

Salah seorang pedagang, Iyan Suryana mengaku khawatir PSBB penuh membuatnya tak bisa berjualan untuk 14 hari ke depan.

“Pemberlakukan PSBB membuat kami khawatir. Saat ini saja, penurunan omset sangat drastis.”

BACA JUGA:  Warga Miskin dan Stroke di Sumedang Ini Tak Dapat Bansos Corona

“Apalagi nanti jika sudah diberlakukan,” keluhnya kepada ruber.id, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Sekda Sumedang Herman Suryatman menyebutkan, pemerintah telah merancang berbagai mekanisme.

Pemerintah juga akan menyuplai logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah telah bersiap dengan berbagai upaya dalam menghadapi PSBB nanti.”

Mulai dari aturan yang ditetapkan hingga logistik untuk warga,” ucapnya.

Sehingga, kata Herman, warga tidak perlu khawatir selama PSBB berlangsung.

BACA JUGA:  Warga Miskin dan Stroke di Sumedang Ini Tak Dapat Bansos Corona

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena hingga saat ini, pemerintah telah melakukan pendataan masyarakat terdampak, penerima bantuan selama PSBB berlangsung,” sebutnya. (R016)

BACA JUGA: Berlakukan PSBB Penuh, Bupati Sumedang: Agar Warga Disiplin!

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles