Selasa, 11 Agu 2020

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

Baca Juga

Ditemukan Busur Panah Beracun dari Tangan Pelaku Kerusuhan 22 Mei

ruber -- Polisi dari Polres Metro Jakarta Barat menemukan busur panah beracun dari tangan pelaku kerusuhan 22 Mei. Busur itu diamankan saat polisi meringkus empat...

Kejari Depok Fokus Berbenah, Ini Sasarannya

KOTA DEPOK, ruber.id - Kejaksaan Negeri Kota Depok, Jawa Barat mulai berbenah, khususnya dalam meningkatkan pelayanan yang prima. Selain membangun Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)...

Persib Bandung vs Kalteng Putra: Umuh Muchtar Genjot Motivasi Pemain

ruberSPORT -- Jelang laga kontra Kalteng Putra di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Selasa (15/7/2019) petang jam 18.30 WIB, nanti. Manajer Persib Bandung...

Terbagi 8 Kelompok, ASN Pemkab Pangandaran Didominasi Usia Jelang Pensiun

PANGANDARAN, ruber -- Urutan rentang usia ASN di Pemerintah Kabupaten Pangandaran terbagi menjadi 8 kelompok. Kepala Bidang Pengembangan Karir Penilaian Kinerja Aparatur BKPSDM Kabupaten Pangandaran...

PURWOREJO, ruber.id – Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei 2020 lalu, terungkap.

Polres Purworejo mengungkap, pelaku yang tega mengubur bayi tersebut tak lakn adalah ibu kandungnya sendiri.

Dari hasil penyidikan, jajaran Satreskrim Polres Purworejo menetapkan GE, 26, warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Ngombol sebagai tersangka.

GE dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana kekerasan hingga mengakibatkan kematian.

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito melalui Kasubbag Humas Polres Purworejo Iptu Siti Komariyah mengungkapkan, pelaku membunuh bayi kandungnya dengan cara dibekap mulut dan hidungnya hingga bayi malang ini tak bernyawa.

Selama dua hari, kata dia, bayi malang berjenis kelamin laki-laku ini diletakkan di atas kasur kamar indekos.

Baru pada Jumat (15/5/2020) malam sekitar jam 21.00 WIB, tersangka mengubur bayi kandungnya ini dengan cara dibungkus sarung.

Kemudian, tersangka memasukkan bayi tersebut ke dalam kantong plastik dalam lubang dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter.

Empat hari berselang, tepatnya Senin (18/5/2020), salah seorang tetangga indekos curiga atas penampilan fisik tersangka yang nampak seperti usai melahirkan.

Tetangga ini pun melapor ke RT dan menanyai tersangka.

Namun, tersangka mengaku terpeleset dan bayinya meninggal.

Karena curiga terdapat kejanggalan, warga lantas melaporkan hal ini ke polisi.

“Atas tindakannya ini, kami jerat tersangka dengan Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UURI Nomor 17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1/2016.”

“Tentang Perubahan kedua atas UURI Nomor 23/2002 tentang perlindungan anak.”

“Tersangka diancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau denda paling banyak Rp3 miliar,” ungkapnya. (R023/Purworejo)

Baca berita lainnya: Tepergok Mesum di Hotel, Pengakuan Sepasang Pelajar di Purworejo Ini Bikin Kaget

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...