Sabtu, 15 Agu 2020

Gugus Tugas COVID-19 Sumedang: Bu Ibu, Anaknya Pakein Masker, Jangan Lupa!

Baca Juga

Asyiknya Habiskan Waktu Liburan di Wana Wisata Kampoeng Ciherang

SUMEDANG, ruber -- Ribuan wisatawan memilih menghabiskan waktu libur Lebaran 2019 di Wana Wisata Kampoeng Ciherang. Wana wisata yang berlokasi di Desa Jambu, Kecamatan Tanjungsari,...

Tebing Sungai Citaman Longsor, 2 Rumah Warga Ciamis Terancam

BANJARSARI, ruber.id - Bantaran Sungai Citaman Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat, longsor, Minggu (8/3/2020) pagi sekitar jam 06.00 WIB. Akibatnya,...

Inter Milan Serius Datangkan si Kutu dari Barcelona, Semua Bergantung Messi

SPORT, ruber.id - Rumor transfer mega bintang Barcelona Lionel Messi ke Inter Milan, bukan isapan jempol belaka. Kabar terakhir,...

Hujan Angin di Tasikmalaya, Pohon Tumbang dan Belasan Bangunan di Mangkubumi Rusak

TASIKMALAYA, ruber.id - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tasikmalaya pada Jumat (20/3/2020) siang mengakibatkan pohon tumbang.

SUMEDANG, ruber.id – Banyak anak tidak pakai masker pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumedang Iwa Kuswaeri menyebutkan, masa AKB ini bukan berarti Sumedang sudah aman dari penyebaran wabah virus corona.

Sumedang belum aman dari paparan COVID-19, untuk itu kami terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada,” sebutnya.

Pantauan Gugus Tugas, kata Iwa, saat ini banyak kalangan usia anak tidak memakai masker saat ibunya beraktivitas di luar rumah.

“Banyak sekali anak-anak yang tidak memakai masker saat berkegiatan di luar rumah, sementara orangtuanya bermasker.”

“Jadi perlu untuk dipahami bersama jika anak-anak adalah salah satu kelompok usia paling rawan terpapar COVID-19.”

“Untuk itu, pakaikanlah masker juga bagi anak, dan jika anak-anak tidak nyaman dengan masker, bisa menggunakan face shield,” jelasnya.

Iwa kembali menegaskan, jika era baru atau AKB saat ini bukan berarti kembali ke masa lalu ketika belum terjadi pandemi COVID-19.

New Normal atau AKB, lanjut Iwa, artinya menjalankan aktivitas sehari-hari dengan gaya hidup baru sesuai protokol kesehatan COVID-19.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Sumedang pada masa AKB ini, untuk selalu mengingat STMJ atau Singkat, Tak Bersentuhan, Masker, Jaga Jarak,” sebutnya.

Sementara itu, kata Iwa, untuk kasus warga positif COVID-19 di Kabupaten Sumedang tidak ada lagi tambahan.

Dari total 13 warga Sumedang positif corona, 11 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Dua pasien lainnya yang masih dirawat dan diisolasi di RSUD Sumedang kondisinya menunjukkan menuju kesembuhan,” ucapnya. (R003)

BACA JUGA: Kabar Baik, 1 Warga Sumedang Positif Corona Sembuh

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Total Akumulasi 67 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus melonjak. Sabtu (15/8/2020), ada tambahan 12 orang.

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.