Film Cyberbullying, Kadisdik Sumedang Ajak Lebih Bijak Gunakan Sarana Digital

Film Cyberbullying
Jajaran struktural Disdik Sumedang, kepala sekolah dan Polres Sumedang saat nobar Film Cyberbullying di XXI Asia Plaza Sumedang, Rabu (10/12/2025). R015/ruber.id

NEWS, ruber.id – Film Cyberbullying produksi DL Entertainment yang mulai tayang di bioskop sejak 23 Oktober 2025 mendapat sambutan positif dari berbagai pihak di Kabupaten Sumedang.

Film ini, dinilai mampu memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya kekerasan digital yang kini semakin marak di kalangan pelajar.

Kadisdik Sumedang: Bijak Gunakan Sarana Digital

Kepala Dinas Pendidikan Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan menyampaikan, jajaran struktural Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, hingga Polres Sumedang turut menyaksikan film tersebut.

Hal ini, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan Cyberbullying.

“Alhamdulillah, film ini memberikan gambaran betapa berbahayanya cyberbullying. Dampaknya, bisa sangat besar terhadap kondisi psikologis anak.”

“Dan ini, menjadi pembelajaran penting bagi kita semua,” ujar Eka seusai menyaksikan film Cyberbullying di XXI Asia Plaza Sumedang, Rabu (10/12/2025).

Baca juga:  Employee Volunteering BPJS Ketenagakerjaan Berbagi dengan Puluhan Anak Yatim

Dalam kesempatan ini, Eka mengimbau, seluruh kepala sekolah untuk mengajak guru, siswa, hingga orang tua menonton film tersebut. Sehingga, semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Harapan kami, anak-anak kita, para guru, kepala sekolah di Sumedang bisa menggunakan sarana digital itu secara bijak,” kata Eka.

Sementara itu, Plt Kepala SDN Pakuwon 2, Multi Laijina, menilai film tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Menurutnya, perkembangan dunia digital yang begitu cepat membuat risiko perundungan siber kian meluas.

“Film ini, sangat menarik dan penuh pesan. Kita tahu betul dampak bullying itu sangat berbahaya dan dapat menghancurkan mental anak.”

“Ini menjadi PR bersama bagi para pendidik untuk terus mencari cara meminimalisasi kasus cyberbullying,” kata Multi.

Baca juga:  Ketua Baznas Sumedang: Zakat Fitrah Tahun Ini Setara Rp30.000

Multi menegaskan, pihak sekolah akan memperkuat sosialisasi mengenai bahaya cyberbullying kepada seluruh warga sekolah.

Dari sisi penegakan hukum, Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menilai film ini menghadirkan gambaran nyata. Khususny, tentang dampak serius perundungan digital terhadap masa depan dan keselamatan seseorang.

Menurutnya, edukasi melalui media visual menjadi langkah efektif untuk menyadarkan masyarakat. Bahwa kejahatan di dunia maya, sama berbahayanya dengan kekerasan fisik.

“Kami mengajak masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial, tidak mudah menyebarkan konten negatif, serta segera melapor jika menjadi korban atau mengetahui adanya cyberbullying.”

“Polres Sumedang berkomitmen melakukan pencegahan, edukasi, dan penegakan hukum untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi semua,” tegasnya.

Baca juga:  Tetap Waspada, di Sumedang Masih Ada 99 Kasus Aktif Covid-19

Film Cyberbullying diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi digital, membangun empati.

Selain itu, mendorong seluruh elemen masyarakat menjaga dunia maya tetap sehat dan aman. ***