29.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

Bidan di Sumedang Diminta Tekan Kasus Kematian Ibu, Bayi dan Stunting

BUPATI Sumedang H Dony Ahmad Munir menerima cenderamata dari IBI Kabupaten Sumedang di Plaza Asia, Sabtu (12/10/2019). ist/ruber.id

Bidan di Sumedang Diminta Tekan Kasus Kematian Ibu, Bayi dan Stunting

SUMEDANG, ruber.id — Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir meminta bidan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia atau IBI Kabupaten Sumedang dapat meminimalisasi angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB) dan menekan kasus stunting.

Dony menyebutkan, masalah yang dihadapi Kabupaten Sumedang saat ini yaitu masih banyaknya angka kematian ibu dan bayi serta masalah Stunting.

BACA JUGA: Bulan Ini, Panitia Pilkades Serentak di Sumedang Sudah Harus Terbentuk

Permasalahan ini, kata Dony, harus menjadi perhatian bersama. Sehingga ke depan dapat terus diminimalisasi.

BACA JUGA:  Pembangunan Infrastruktur untuk Siapa?

“Berkaitan dengan masalah ini, tentunya harus ada kolaborasi, bersinergi dengan berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mengatasinya,” ujar Dony saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke 68 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Plaza Asia Sumedang, Sabtu (12/10/2019).

BACA JUGA:  Pembangunan Infrastruktur untuk Siapa?

Dalam kesempatan HUT ke 68 IBI yang dihadiri 800 bidan se Kabupaten Sumedang ini, kata Dony, atas nama Pemkab Sumedang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran serta dan kontribusi IBI Kabupaten Sumedang yang telah bersama-sama pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya ibu dan bayi di Kabupaten Sumedang.

“Peran bidan di tengah warga ini tentunya sangat penting karena tugasnya yang sangat mulia dalam memberikan semangat, membesarkan hati dan menolong ibu agar dapat merawat bayinya dengan baik,” ucap Dony.

BACA JUGA:  Cita-cita Jadi Pengusaha, Mahasiswa Unpad Rintis Bisnis Kaos Akulturasi Sunda dan Jepang

Untuk itu, Dony mengajak kepada seluruh bidan yang tergabung dalam IBI Sumedang untuk terus berinovasi.

Melakukan perbaikan secara terus menerus, sehingga mampu menjadi bagian yang mengukir sejarah kesehatan di Kabupaten Sumedang.

BACA JUGA:  Update Corona Sumedang: ODR dari Pemudik Kembali Melonjak

“Tentunya, kita harus hadir untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada agar dikenang oleh masyarakat karena telah berhasil dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak serta penurunan stunting di Kabupaten Sumedang,” sebutnya.

Dony juga menyampaikan selamat ulang tahun yang ke 68 kepada IBI dan berharap para bidan bisa makin maju, berkembang dan sejahtera.

“Mari bersama menjadikan hari ulang tahun ini sebagai moment untuk merumuskan program dan langkah untuk mengatasi masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.”

BACA JUGA:  Kandang Domba Milik ASN di Cisitu Sumedang Terbakar

“Serta dapat menjadi wahana untuk mengevaluasi, instropeksi dan memperbaiki kinerja kita ke depan,” kata Dony.

Pada kesempatan ini, Dony menerima cenderamata dari Ketua IBI Kabupaten Sumedang dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng.

Kegiatan sendiri mengusung tema Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan Kebidanan.

Selain dihadiri Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, hadir pula Ketua Pengurus IBI Provinsi Jawa Barat Hj Mien Ratminah; Ketua Pengurus IBI Kabupaten Sumedang Ratna Wulan; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman, dan tamu undangan lainnya. luvi

Baca berita lainnya: Motif Pembuang Bayi Takut Ortu: Sembunyikan Kandungan Selama 9 Bulan, Setelah Lahir Malah Dibuang

Related Articles

1 KOMENTAR

Comments are closed.

- Advertisement -

Latest Articles