Friday, 3 Apr 2020

Basarnas Bandung Masih Cari Kakek asal Karawang di Sungai Citarum

Baca Juga

Aktor Utama Pelanggaran Pemilu Sulit Disentuh

Aktor Utama Pelanggaran Pemilu Sulit Disentuh PANGANDARAN, ruber.id -- Birokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa merupakan aktor terlarang dalam Pilihan Kepala Daerah (Pilkada)...

KPU Pangandaran Butuhkan 9.450 KPPS untuk Pemilu 2019

PANGANDARAN, ruber -- KPU Pangandaran membutuhkan 9.450 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2019. BACA JUGA: Bawaslu Sumedang:...

Warga Sukabumi yang Tertimbun Galian Pasir di Cianjur Belum Ditemukan

Warga Sukabumi yang Tertimbun Galian Pasir di Cianjur Belum Ditemukan CIANJUR, ruber.id -- Paskadilaporkan hilang tertimbun galian pasir, Saeful, 40, alias Eful, belum ditemukan hingga...

Sukses Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan WBBM, Polres Sumedang Terima Penghargaan dari Kemenpan-RB

Sukses Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan WBBM, Polres Sumedang Terima Penghargaan dari Kemenpan-RB SUMEDANG, ruber.id -- Polres Sumedang, Jawa Barat menerima apresiasi dan penganugerahan Zona...

KARAWANG, ruber.id – Tim SAR gabungan terus berupaya melakuka pencarian terhadap Suparta, 56, yang tenggelam di Sungai Citarum.

Suparta merupakan kakek asal Karawang, Jawa Barat yang terseret arus Sungai Citarum.

Sebelum hilang terseret arus sungai, Suparta mandi di Sungai Citarum sebagai pemenuhan nazar.

Baca beritanya: Sebelum Hilang Terseret Arus Sungai Citarum, Kakek asal Karawang Ini Nazar Sesuatu

Pada hari kedua ini, tim melakukan penyisiran Sungai Citarum di Desa Anggadita, Klari, Karawang dari jam 08.00 WIB.

“Pencarian dilakukan dengan menggunakan dua unit LCR untuk melakukan penyisiran,” Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah, Kamis (27/2/2020) sore.

Deden menyebutkan, tim SAR gabungan memperluas area penyisiran.

Pencarian dilakukan 3-5 kilometer dari titik kejadian, dengan membagi tim menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit).

Di mana, kata Deden, tim SRU 1 melakukan penyisiran dari arah kiri tepi sungai.

Sedangkan SRU 2, lanjut Deden, melakukan penyisiran dari arah kanan tepi sungai.

“Tiap SRU bergerak sejauh 3-5 kilometer dari titik kejadian menggunakan dua LCR,” ungkapnya.

Namun, kata Deden, hingga Kamis sore jam 15.30 WIB, pencarian belum membuahkan hasil.

Deden menambahkan, selain Basarnas Bandung, unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian yaitu BPBD Karawang.

Selanjutnya, Rescue Peruri Communication, SAR Zhadoel, SAR MTA, TNI AD, PMI dan camat Klari.

“Tim SAR dilengkapi satu unit rescue car, satu unit LCR Basarnas. Satu unit LCR BPBD Karawang, dan satu set peralatan komunikasi,” ucapnya. (R003)

Baca juga berita lainnya: Karawang Masih Direndam Banjir, Basarnas Bandung Evakuasi Warga di Perum Purwasari

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.