Basarnas Bandung Masih Cari Kakek asal Karawang di Sungai Citarum

KARAWANG, ruber.id – Tim SAR gabungan terus berupaya melakuka pencarian terhadap Suparta, 56, yang tenggelam di Sungai Citarum.

Suparta merupakan kakek asal Karawang, Jawa Barat yang terseret arus Sungai Citarum.

Sebelum hilang terseret arus sungai, Suparta mandi di Sungai Citarum sebagai pemenuhan nazar.

Baca beritanya: Sebelum Hilang Terseret Arus Sungai Citarum, Kakek asal Karawang Ini Nazar Sesuatu

Pada hari kedua ini, tim melakukan penyisiran Sungai Citarum di Desa Anggadita, Klari, Karawang dari jam 08.00 WIB.

“Pencarian dilakukan dengan menggunakan dua unit LCR untuk melakukan penyisiran,” Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah, Kamis (27/2/2020) sore.

Deden menyebutkan, tim SAR gabungan memperluas area penyisiran.

Baca juga:  Berenang Cari Lobster di Pantai Cimanuk, Warga Tasikmalaya Hilang Terseret Ombak

Pencarian dilakukan 3-5 kilometer dari titik kejadian, dengan membagi tim menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit).

Di mana, kata Deden, tim SRU 1 melakukan penyisiran dari arah kiri tepi sungai.

Sedangkan SRU 2, lanjut Deden, melakukan penyisiran dari arah kanan tepi sungai.

“Tiap SRU bergerak sejauh 3-5 kilometer dari titik kejadian menggunakan dua LCR,” ungkapnya.

Namun, kata Deden, hingga Kamis sore jam 15.30 WIB, pencarian belum membuahkan hasil.

Deden menambahkan, selain Basarnas Bandung, unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian yaitu BPBD Karawang.

Selanjutnya, Rescue Peruri Communication, SAR Zhadoel, SAR MTA, TNI AD, PMI dan camat Klari.

“Tim SAR dilengkapi satu unit rescue car, satu unit LCR Basarnas. Satu unit LCR BPBD Karawang, dan satu set peralatan komunikasi,” ucapnya. (R003)

Baca juga:  NTP Jawa Barat Alami Penurunan

Baca juga berita lainnya: Karawang Masih Direndam Banjir, Basarnas Bandung Evakuasi Warga di Perum Purwasari