ORANG gila berkeliaran di perkotaan Kabupaten Pangandaran. red/ruang berita

PANGANDARAN, ruber — Orang gila yang saat ini banyak berkeliaran di Kabupaten Pangandaran ternyata sebagian besar berasal dari luar daerah.

BACA JUGA: Kasihan, Warga Pangandaran Jadi Korban Orang Gila Berkeliaran

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani.

Menurut Dani, keberadaan orang gila banyak dikeluhkan masyarakat.

“Kami merasa kewalahan menangani keberadaan orang gila yang berkeliaran,” kata Dani.

Dani menambahkan, orang gila yang berkeliaran tersebut diduga kiriman dari luar daerah Pangandaran.

“Beberapa kali menggelar operasi bersama Satpol PP, logat bicaranya orang gila yang terjaring bukan logat orang Pangandaran,” tambahnya.

Untuk mengatasi keresahan warga dari banyaknya orang gila yang berkeliaran, Dinsos PMD dan Satpol PP sudah memiliki agenda rutin patroli. 

“Orang gila yang telah kami jaring langsung dikirim ke Yayasan Keris Nangtung Tasikmalaya untuk direhabilitasi,” papar Dani.

Selain menggelar patroli rutin, Dinsos PMD dan Satpol PP juga mengelar piket di lokasi perbatasan dalam rangka mengantisipasi pembuangan orang gila dari luar daerah.

“Informasi dari warga, biasanya ada yang sengaja membuang orang gila ke wilayah Pangandaran menggunakan mobil boks tengah malam,” jelas Dani.

Karena itu, Dani berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk menegur pelaku pembuangan orang gila di wilayah Kabupaten Pangandaran. red

loading…