Tuesday, 7 Apr 2020

Wah, Ada Pungli di Dinkes Kota Banjar?

Baca Juga

HUT ke 10, Anggota XTC Sindangkasih Ciamis Harus Lebih Intelek

SINDANGKASIH, ruber.id - Memasuk hari jadi yang ke 10, anggota XTC Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat harus jadi pribadi intelek.

Musim Hujan, Pemkab Ciamis Ingatkan Warga Peduli Lingkungan

Musim Hujan, Pemkab Ciamis Ingatkan Warga Peduli Lingkungan CIAMIS, ruber.id -- Musim hujan mulai melanda sebagian wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Untuk mengantisipasi terjadinya bencana,...

Elemen Tatar Galuh Tantang Ridwan Saidi: Kami Tunggu 2×24 Jam Datang ke Ciamis

CIAMIS, ruber.id -- Pernyataan Budayawan Betawi Ridwan Saidi di Channel Youtube akhirnya mendapatkan reaksi keras dari elemen Tatar Galuh Ciamis. Masalah tersebut dibahas para elemen...

Pemkab Pangandaran Serius Garap Potensi Geopark

PANGANDARAN, ruber -- Kabupaten Pangandaran terus berbenah menuju pariwisata kelas dunia. BACA JUGA: Garut Respons Positif Penerapan Konsep Tourism 4.0 Selain pantai, saat ini Pemkab Pangandaran...

Wah, Ada Pungli di Dinkes Kota Banjar?

KOTA BANJAR, ruber.id — Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat diduga melakukan pungutan liar (Pungli).

Pungli yang terjadi diduga berupa uang tunjangan daerah (Tunda) sebesar Rp200.000 kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinkes Kota Banjar.

BACA JUGA: Kena OTT, Dua Honorer Disdukcapil Ciamis Ditangkap Satgas Saber Pungli

Menurut informasi, uang tersebut disetorkan langsung pada bendahara yang ditunjuk di Dinkes Kota Banjar dengan alasan untuk pegawai Non-ASN.

Salah seorang narasumber inisial AO mengaku, pernah diperintah oleh salah satu ASN di Dinkes Kota untuk menyetorkan uang sebesar Rp200.000 kepada bendahara.

Kata AO, berdasarkan keterangan ASN yang memerintahnya, uang tersebut untuk membayar iuran yang diambil dari uang Tunda.

“Saya waktu itu disuruh langsung sama salah satu ASN di Dinkes (Kota Banjar) untuk menyetorkan ke bendahara,” kata AO kepada ruber.id, Rabu (11/12/2019).

AO menyebutkan, pemotongan tersebut dilakukan kepada tiap ASN di Dinkes Kota Banjar yang menerima uang Tunda.

AO mengaku, ia diperintah oleh ASN untuk menyetorkan uang kepada bendahara tunda yang diterima oleh ASN bulan Oktober 2019, lalu.

“Dari pengakuan ASN yang nyuruh saya, tiap Tunda cair dipotongnya. Jadi bukan baru kali ini saja,” kata AO.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Banjar Herman tidak memberikan jawaban saat ditanya mengenai pemotongan uang Rp200.000, yang dipotong dari ASN di lingkungan dinasnya.

Herman hanya meminta agar hal ini dikonfirmasi langsung kepada sekertaris.

Sebab, Herman mengaku sedang berada di Kabupaten Garut.

“Coba konfirmasi ke sekertaris,” ujar Herman. agus purwadi

Baca berita lainnya: Ada Pungli di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Banjar?

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rentan Terpapar Corona, 100 Jurnalis di Depok Jalani Rapid Test

DEPOK, ruber.id - Seratus jurnalis yang aktif melakukan peliputan di wilayah Depok, Jawa Barat menjalani tes rapid test, Senin (6/4/2020).

Pamsimas di Sumedang Selatan Ditutup Warga, Ini Alasannya

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Masyarakat di Lingkungan RT 05/04 tutup Pamsimas di Desa Sukagalih, Sumedang Selatan, Sumedang, Senin (6/4/2020).

Di Sumedang Utara, Bantuan untuk Pedagang di Sekolah Sudah Disalurkan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Bantuan sembako dari Pemkab Sumedang, Jawa Barat sudah dibagikan kepada para pedagang di sekolah.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

Ada Lapak Asik, BPJamsostek Sumedang Pastikan Layanan Klaim JHT Normal Selama Pandemi COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenegakerjaan) Kantor Cabang Sumedang memastikan setiap pelayanan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan...