Senin, 10 Agu 2020

Wah, Ada Pungli di Dinkes Kota Banjar?

Baca Juga

Preview Inter Milan vs Lazio: Misi Pertahankan Puncak Klasemen

Preview Inter Milan v Lazio: Misi Pertahankan Puncak Klasemen ruberSPORT, ruber.id – Inter Milan akan melakoni laga sulit lainnya, setelah tiga hari lalu sukses menekuk...

Ini Alasan KPU Sumedang Terlambat Upload Data Laporan Pemilu

SUMEDANG, ruber -- KPU Sumedang tak memungkiri pihaknya lambat upload data hasil rekapitulasi perolehan suara sementara Pilpres 2019. BACA JUGA: Warga Protes! Data Masuk Hasil Pilpres...

Terciduk Curi Aki, Dua Saudara Kembar di Pangandaran Ini Diamankan Polisi Setelah Dihakimi Massa

PANGANDARAN, ruber -- Ketahuan mencuri aki milik nelayan, kakak beradik yang merupakan saudara kembar diamankan polisi setelah sebelumnya dihakimi massa. Mereka adalah Suryamin, 33, dan...

Wisatawan Keracunan Massal saat Liburan di Pangandaran, Ini Penyebabnya

Wisatawan Keracunan Massal saat Liburan di Pangandaran, Ini Penyebabnya PANGANDARAN, ruber.id -- Sejumlah wisatawan yang tengah berlibur di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengalami keracunan massal. Salah...

Wah, Ada Pungli di Dinkes Kota Banjar?

KOTA BANJAR, ruber.id — Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat diduga melakukan pungutan liar (Pungli).

Pungli yang terjadi diduga berupa uang tunjangan daerah (Tunda) sebesar Rp200.000 kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinkes Kota Banjar.

BACA JUGA: Kena OTT, Dua Honorer Disdukcapil Ciamis Ditangkap Satgas Saber Pungli

Menurut informasi, uang tersebut disetorkan langsung pada bendahara yang ditunjuk di Dinkes Kota Banjar dengan alasan untuk pegawai Non-ASN.

Salah seorang narasumber inisial AO mengaku, pernah diperintah oleh salah satu ASN di Dinkes Kota untuk menyetorkan uang sebesar Rp200.000 kepada bendahara.

Kata AO, berdasarkan keterangan ASN yang memerintahnya, uang tersebut untuk membayar iuran yang diambil dari uang Tunda.

“Saya waktu itu disuruh langsung sama salah satu ASN di Dinkes (Kota Banjar) untuk menyetorkan ke bendahara,” kata AO kepada ruber.id, Rabu (11/12/2019).

AO menyebutkan, pemotongan tersebut dilakukan kepada tiap ASN di Dinkes Kota Banjar yang menerima uang Tunda.

AO mengaku, ia diperintah oleh ASN untuk menyetorkan uang kepada bendahara tunda yang diterima oleh ASN bulan Oktober 2019, lalu.

“Dari pengakuan ASN yang nyuruh saya, tiap Tunda cair dipotongnya. Jadi bukan baru kali ini saja,” kata AO.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Banjar Herman tidak memberikan jawaban saat ditanya mengenai pemotongan uang Rp200.000, yang dipotong dari ASN di lingkungan dinasnya.

Herman hanya meminta agar hal ini dikonfirmasi langsung kepada sekertaris.

Sebab, Herman mengaku sedang berada di Kabupaten Garut.

“Coba konfirmasi ke sekertaris,” ujar Herman. agus purwadi

Baca berita lainnya: Ada Pungli di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Banjar?

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...