Viral Foto-foto Lawas Jatinangor, Sejak Pandemi Seperti Kota Mati

  • Bagikan
Jatinangor Viral
SEJUMLAH foto lawas spot wilayah Jatinangor viral di media sosial Facebook, Minggu (7/2/2021). screenshoot/ruber.id

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Foto lawas menggambarkan sejumlah spot di wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat viral di media sosial, Minggu (7/2/2021).

Dalam foto-foto lawas Jatinangor tersebut, tampak nomenklatur Universitas Padjadjaran (Unpad), Mako Brimob Polda Jabar dengan view menawan Gunung Geulis.

Tak hanya itu, tampak juga foto lawas Jatinangor dengan aktivitas warga di pasar tumpah di wilayah sekitar Pool Damri Jatinangor.

“Meni wararaas,” tulis pemilik akun Facebook Ikong Tecno Tuner, peng-upload foto-foto lawas Jatinangor tersebut, Minggu (7/2/2021) malam.

“Ke sini pas umur 10 tahun skrang udah punya anak umur 5 tahun 🥺🥺 rindu naik DAMRI lewat sayang,” komentar pemilik akun Facebook Tika Seafood Kabita, dalam status foto lawas Jatinangor tersebut.

Pemilik akun Facebook lainnya, Novyhantii mengaku takjub melihat foto lawas Jatinangor yang dikenal sebagai kawasan pendidikan tersebut.

“Waas eunk,” tulisnya dalam kolom komentar Facebook.

Diketahui, Jatinangor sendiri merupakan wilayah kecamatan di Kabupaten Sumedang yang super sibuk.

Jatinangor yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung ini merupakan pusat pendidikan karena di wilayah paling ujung bagian barat Kabupaten Sumedang ini terdapat sejumlah peruguruan tinggi ternama.

Yaitu, kampus Unpad Jatinangor, kampus ITB Jatinangor, kampus IPDN Jatinangor, dan Ikopin Jatinangor.

Karena itu pula, di Jatinangor banyak warga sekitar maupun pendatang yang berinvestasi dengan membuat rumah kontrakan atau indekos.

Tak sedikit pula kafe, kedai, dan warung yang menjajakan berbagai menu makanan maupun aneka minuman di Jatinangor.

Sehingga, wilayah Jatinangor riuh dengan berbagai aktivitas mahasiswa.

Tak hanya itu, Jatinangor juga dikenal sebagai kawasan industri karena lokasinya berbatasan dengan wilayah Kecamatan Cimanggung.

Di mana, di dua kecamatan ini berdiri banyak perusahaan besar dan ternama yang bergerak di bidang tekstile maupun garmen.

Namun, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020 lalu, keriuhan Jatinangor dengan berbagai aktivitas mahasiswa dan buruh pabrik ini seakan hilang.

Seketika, wilayah Jatinangor menjadi wilayah sepi, karena ditinggal mahasiswa, terutama.

“Sejak pandemi Covid-19 Maret lalu, wilayah Jatinangor sepi. Mahasiswa pulang kampung, dari Maret sampai sekarang indekos juga masih pada sepi,” ucap warga Desa Hegarmanah Andriansyah, 35.

Andriansyah berharap, wabah virus corona segera berakhir sehingga Jatinangor bisa kembali riuh, tidak hanya oleh aktivitas buruh tapi juga mahasiswanya.

“Ya mudah-mudahan wabah Covid-19 ini bisa segera berakhir. Jadi Jatinangor bisa kembali ramai seperti dulu,” harapnya. (R003)

BACA JUGA: Angka Kematian Akibat Covid-19 di Sumedang Capai 62 Orang

  • Bagikan