Sunday, 31 May 2020

Sebut Tak Ada Kerajaan Galuh, Babeh Saidi: di Jawa Barat Hanya Ada Sunda Pakuan dan Sumedang

Baca Juga

Menurut Ahli Bahasa, Ocehan Ridwan Saidi soal Galuh Bisa Dipidanakan

CIAMIS, ruber.id - Ocehan tokoh Betawi Ridwan Saidi seputar Galuh yang viral dan mengusik warga Ciamis, Jawa Barat bisa dipidanakan.

Jaksa Masuk Kampus, Mahasiswa Calon Bidan dan Perawat di Ciamis Diajak Tangkal Kabar Hoaks

CIAMIS, ruber -- Kejari Ciamis ajak mahasiswa calon bidan dan perawat di Stikes Muhammadiyah Ciamis untuk menangkal kabar hoaks. BACA JUGA: Berantas Peredaran Narkoba, Puluhan...

Bocah di Tasikmalaya Punya Kelamin Ganda, sang Ibu Pasrah

  TASIKMALAYA, ruber -- Meski dalam akta kelahirannya tercatat sebagai laki-laki, tetapi Dani Wahyudin, balita asal Desa Pesanggrahan, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki ciri perempuan. BACA...

Kenali Jenis Batuk Anda Sebelum Memutuskan Membeli Obat

Kenali Jenis Batuk Anda Sebelum Memutuskan Membeli Obat ruber.id -- Jika Anda saat ini sedang terserang batuk, jangan terburu-buru membeli obat di apotek atau warung. Perlu...

JAWA BARAT, ruber.id – Budayawan Betawi Ridwan Saidi menyebut adanya Kerajaan Galuh sulit dibuktikan.

Hal ini, kata Babeh Saidi, karena di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tidak ada tambang emas.

Sebab, kata Babeh Saidi, ada tidaknya kerajaan di suatu daerah itu harus dilihat dari indikator ekonominya.

“Ada tidaknya kerajaan di situ, harus dilihat pada indikator ekonomi, okey? Apakah (Ciamis) punya emas.”

“Kalau menghasilkan emas bukan cuma mahkota. Dia bisnisnya, yang menunjang ekonomi Ciamis itu emas.”

“Setahu saya di Jawa Barat, kerajaan yang mempunyai tambang emas, itu Kerajaan Sunda Pakuan dan Sumedang (Sumedang Larang). Di situ tuh (Ciamis) gak ade,” ucap Babeh Saidi melalui sambungan telepon di kantor PWI Ciamis, Kamis (13/2/2020).

Babeh Saidi juga meragukan bahwa peninggalan berupa keris dan mahkota raja milik Kerajaan Galuh.

“Harus dicek dong, diteliti, itu emas apa bukan,” ucapnya.

Siap Diundang ke Ciamis

Sementara itu, ketika ditanya kesiapannya jika diundang oleh akademisi, budayawan dan seluruh elemen masyarakat Ciamis, Babeh Saidi mengaku siap.

“Kalau mau undang itu gak bisa saya nyelonong sendiri. Kan ada bupati Ciamis, yang punya kepentingan. Kalau diundang ya kita siap, tapi harus atur jadwal dulu, cocokan jadwal, siap, siap,” ujarnya. (R012/Akrim)

Baca berita sebelumnya: Elemen Tatar Galuh Tantang Ridwan Saidi: Kami Tunggu 2×24 Jam Datang ke Ciamis

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Dua Korban Tenggelam di Pantai Dadap Indramayu Ditemukan

INDRAMAYU, ruber.id - Dua korban yang hilang terseret arus di Pantai Dadap, Indramayu, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia, Sabtu (31/5/2020) malam.

Warga Cilacap Ditemukan Tewas di Pantai Karang Tirta Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan Sabar, 25, di Pantai Karang Tirta, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (30/5/2020) malam jam 19.30 WIB.

Karantina Pemudik di Pangandaran Diakhiri 2 Juni 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat akan mengakhiri pemberlakuan isolasi khusus di gedung sekolah bagi para pemudik. Bupati...

Dua Warga Indramayu Hilang Terseret Ombak Pantai Dadap

INDRAMAYU, ruber.id - Dua orang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Dadap, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2020). Kedua...

Fix! Pilkada Kota Depok Digelar 9 Desember 2020

DEPOK, ruber.id - Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna memastikan Pilkada Kota Depok akan digelar 9 Desember 2020. Keputusan...