28.4 C
Indonesia
Selasa, Agustus 3, 2021
spot_img

Rawan Lakalantas, Warga di Banjarnegara Pasang Convex Mirror dari Kocek Pribadi

BANJARNEGARA, ruber.id – Warga Dusun Gunungalang RT 01/02, Desa Twelagiri, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnega, Jawa Tengah memasang convex mirror atau kaca cembung diameter 60 sentimeter.

Pemasangan di simpang tiga tikungan jembatan Dusun Gunungalang, tepatnya sebelum Masjid Alhuda Gunungalang, di jalur penghubung Banjarnegara -Kebumen ini dilakukan guna meminimalisasi terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut.

“Di titik itu rawan kecelakaan. Pernah, tamu saya ketika pulang dari rumah mengalami kecelakaan,” kata warga Dusun Gunungalang Ali Ma’ruf.

Lokasi simpang tiga ini merupakan akses ramai pengguna jalan.

Sebab merupakan jalur alternatif dari Banjarnega-Kebumen.

Sedangkan menuju ke wilayah barat, merupakan jalan kampung yang ramai.

Dengan adanya cermin cembung dalam radius 100 meter, pengguna jalan dapat mengetahui kondisi jalan.

BACA JUGA:  Update Covid-19 Boyolali: 289 Kasus dari 21 Klaster
BACA JUGA:  Dawet Ireng Khas Butuh Terkenal Seantero Jawa, Bupati Purworejo: Perlu Dikembangkan

Termasuk, saat malam hari, cermin masih efektif, dengan catatan lampu kendaraan tetap menyala.

Menurut Ali, cermin cembung lebih tepat untuk meminimalisasi terjadinya lakalantas.

Ketimbang lampu kedip yang marak dipasang di simpang tiga jalan yang menikung ataupun simpang empat.

Sebab, melalui cermin, pengguna jalan dapat langsung melihat arah lain yang berlawanan.

“Kami berani merogoh kocek sendiri untuk pembelian cermin cembung demi keselamatan pengguna jalan raya.”

‘Karena untuk menunggu pemasangan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara atau dari provinsi dan juga pemerintah desa setempat terlalu lama realisasinya.”

“Jadi, warga tidak sabar karena sering tejadi lakalantas di lokasi tersebut, maka warga membeli dari kocek pribadi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mulai Dibuka, Objek Wisata Air di Purworejo Masih Dibatasi

Ali mengatakan, untuk pembelian convex mirror atau kaca cembung, menghabiskan biaya Rp2.5 juta, sudah termasuk pasang dan pengadaan cermin cembung.

BACA JUGA:  Mulai Dibuka, Objek Wisata Air di Purworejo Masih Dibatasi

Warga berharap ada perhatian khusus dari dinas terkait untuk pengadaan convex mirror di titik-titik rawan lakalantas lainnya di jalur tersebut.

“Karena, jalur jalan provinsi Banjarnegara-Kebumen, akses dari wilayah kecamatan Karang Tengah ke Kecamatan Pagedongan merupakan jalur extrem dan rawan kecelakaan,” ucapnya.

Warga juga berharap, agar ada pengadan dan pemasangan convex mirror atau kaca cembung dari pemerintah desa atau dinas terkait.

“Kami warga Dusun Gunungalang, Desa Twelagiri Siap untuk membantu pengadaan barang dan pemasangan dengan anggaran Rp2.5 juta, untuk satu titik sudah termasuk pemasangan.”

BACA JUGA:  Warga Petahunan Girang, Bukit Watu Kumpul Banyumas Jadi Lokasi Paralayang

“Anggaran juga lebih irit dari lampu kedip. Sebab, lampu kedip memerlukan biaya listrik.”

“Untuk pemasangan dan pengadaan barang ini dapat mengubungi Agus di nomor WhatsApp 081391445973, kami siap membatu,” jelasnya. (R024/Banjarnegara)

BACA JUGA:  Desa di Purworejo Ini Bakal Jadi Kampung Durian

Baca Juga: Ngopi On The Jeep, Inovasi Pelaku Pariwisata di Banjarnegara

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles