NEWS, ruber.id – Sebanyak 500 anak yatim piatu dan dhuafa dari berbagai panti asuhan di wilayah Bandung Raya tampak ceria mengikuti kegiatan Jabar Berbagi yang digelar di Balai Kota Bandung, Sabtu (7/2/2026).
Dalam acara tersebut, anak-anak terlihat antusias memainkan angklung dan menyanyikan berbagai lagu yang diiringi musik etnik perkusi, menciptakan suasana penuh kegembiraan.
Sebelum berkumpul di Balai Kota Bandung, para peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan edukasi di Museum Geologi Bandung.
Mereka mempelajari berbagai koleksi seperti fosil, mineral, bebatuan, hingga replika dinosaurus.
Pengalaman ini, menjadi momen berharga sekaligus menambah wawasan bagi anak-anak.
Keceriaan semakin bertambah ketika rombongan diajak berkeliling kota menggunakan kendaraan klasik Land Rover dan Volkswagen (VW).
Konvoi kendaraan tersebut, melintasi sejumlah ruas ikonik Kota Bandung. Mulai dari Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga hingga akhirnya tiba di Balai Kota Bandung.
Agenda tahunan sejak 2008
Founder Jabar Berbagi, Yedi Irwandi menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang telah berlangsung sejak 2008.
Awalnya, kegiatan tersebut bernama Bandung Berbagi dengan jumlah peserta sekitar 250 anak.
Namun, seiring meningkatnya partisipasi dari berbagai daerah, pada 2013 kegiatan ini berubah nama menjadi Jabar Berbagi.
“Awalnya hanya menggunakan kendaraan Land Rover. Namun, tahun ini komunitas Volkswagen juga turut bergabung.”
“Kami terinspirasi dari para pemilik Land Rover, yang biasanya mencari rezeki dengan membawa tamu.”
“Dari situ, muncul gagasan untuk mengadakan kegiatan sedekah menggunakan kendaraan tersebut,” ujar Yedi.
Yedi menambahkan, pada kegiatan tahun ini terdapat 83 unit Land Rover dan 64 unit Volkswagen yang terlibat.
Setiap kendaraan, mampu mengangkut sekitar 10 anak untuk mengikuti konvoi keliling kota.
Menurut Yedi, kegiatan ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
Bentuk partisipasinya beragam, mulai dari donasi uang saku, makanan, minuman, susu, panggung hiburan, layar LED, hingga dukungan tenaga relawan.
Museum Geologi juga, turut mendukung dengan menggratiskan kunjungan bagi para peserta.
“Kami hanya berperan sebagai pengorganisasi. Yang terpenting, dalam kegiatan ngabuburit ini adalah melihat anak-anak bahagia,” katanya.
Yedi berharap jumlah peserta dalam kegiatan serupa ke depan dapat semakin bertambah.
“Mudah-mudahan, tahun depan bisa menghadirkan kebahagiaan untuk hingga 1.000 anak,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Jabar Berbagi, Mamat Arohman menyampaikan, kegiatan ini bertujuan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Selain itu, mengajak mereka mengisi bulan Ramadan dengan aktivitas positif.
Ia menjelaskan, kegiatan ini sempat terhenti pada 2020 hingga 2022 akibat pandemi yang membatasi aktivitas keramaian.
Kini, kegiatan tersebut kembali digelar dengan semangat kolaborasi berbagai komunitas.
“Kami ingin, anak-anak tidak hanya menghabiskan waktu dengan hal santai selama Ramadan.”
“Melalui kegiatan seperti ini mereka bisa belajar, berinteraksi, mencintai seni dan budaya, serta tidak terpaku pada gadget,” ujarnya.
Kolaborasi komunitas dan lembaga
Kegiatan bertajuk Jabar Berbagi Gala Asuh Anak Yatim & Dhuafa Bersama Land Rover & Volkswagen 2026 ini merupakan hasil kolaborasi berbagai komunitas dan lembaga.
Di antaranya Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, Anhang Indonesian Adventure, Ikatan Alumni ITB, Land Rover Club Bandung, serta Volkswagen Club Bandung.
Acara ditutup dengan tausiah, dilanjutkan pembagian bingkisan dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para peserta.
Bantuan tersebut, diserahkan oleh para donatur dan perwakilan sponsor yang turut mendukung kegiatan ini. Termasuk Mandiri Amal Insani, Badan Wakaf Salman ITB, Global Amal, BNI Berbagi, Tiketux, BCA Syariah, TAKA Indonesia.
Kemudian PT LIMA, Garudafood, LAPI ITB, BJB Syariah, Agronesia, Le Minerale, GPC, Srikandi, Bengkel Olangan, Komisariat IA ITB 92.
Selanjutnya, Hands for Helps, Grup Sedekah Jumat, Ammar Kids, TORCH, Museum Geologi, serta sejumlah media partner. ***






