Sunday, 31 May 2020

PSBB Sumedang Diperpanjang, Parsial di 12 Kecamatan

Baca Juga

Dituding Tak Serius Tangani Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Sumedang Sarankan Parpol Bersilaturahmi

SUMEDANG, ruber – Menanggapi adanya keluhan bahwa pihaknya tidak serius dalam memproses laporan pelanggaran kampanye, Bawaslu menyarankan agar siapa pun yang ingin mengetahui progres...

Resmi Latih Inter Milan, Conte: Saya Dikejutkan oleh Proyek dan Ambisi Klub

ruber – Antonio Conte resmi didapuk sebagai pelatih Inter Milan. Conte resmi diperkenalkan klub, Jumat (31/5/2019). Dilansir dari situs resmi klub, inter.it, tekad dan rasa gembira...

Peserta Multitalenta Panaskan Panggung The Voice Indonesia, Blind Auditions Episode 6

JAKARTA, ruber.id -- Memasuki pekan ke 3 Blind Audition, panggung The Voice Indonesia kembali hadirkan talenta berbakat dari seluruh penjuru Indonesia. Para kontestan datang dengan...

Masih Minim, Kadis Peternakan Sumedang Dukung Desa Bangun Pasar Hewan

SUMEDANG, ruber -- Pasar hewan di Kabupaten Sumedang masih sangat minim. Hingga kini, Sumedang baru memiliki satu pasar hewan di wilayah Kecamatan Tanjungsari. Kondisi satu-satunya...

SUMEDANG, ruber.id – PSBB Kabupaten Sumedang, Jawa Barat diperpanjang dan akan dilanjutkan secara parsial di 12 kecamatan.

12 kecamatan di Sumedang, Jawa Barat yang tetap melaksanakan PSBB itu terdiri dari Kecamatan Ujungjaya, Kecamatan Jatinangor.

Kecamatan Cimanggung, Kecamatan Sumedang Selatan, Kecamatan Buahdua, Kecamatan Surian.

Kecamatan Sumedang Utara, Kecamatan Tomo, Kecamatan Tanjungsari, Kecamatan Tanjungmedar, dan Kecamatan Situraja.

“12 kecamatan ini memiliki level kewaspadaan cukup tinggi dan sedang,” ucap Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

Usai rapat evaluasi dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumedang, Senin (18/5/2020) sore.

PSBB Parsial ini, kata Dony, mengacu pada capaian 5 indikator keberhasilan PSBB Tahap 2.

Di mana, kata bupati, nilai indikator efektivitas penerapan Perbub mencapai 85,61.

Sedangkan untuk jumlah kasus COVID-19 mencapai nilai 54.60.

Untuk sebaran kasus mencapai 46.83.

Pergerakan moda transportasi mencapai rata-rata 44.62.

Untuk penyaluaran Jaringan Pengaman Sosial (JPS) mencapai score 98.33.

Dengan demikian, lanjut bupati, pengetatan harus tetap dilakukan dengan mengombinasikan kebijakan sosical distancing.

Untuk kecamatan yang masuk zona hijau dan kuning, serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial untuk kecamatan yang masuk zona merah dan hitam.

Sementara itu, Wabup Sumedang H Erwan Setiawan mengatakan, PSBB tahap 2 akan berakhir Selasa (19/5/2020).

Dan untuk 12 kecamatan akan melaksanakan PSBB parsial hingga 14 hari ke depan.

“Kita harapkan selanjutnya sudah ada Perbup baru terkait pelaksanaan PSBB parsial dengan pengetatan pembatasan sosial.”

“Dalam rangka optimalisasi pencegahan dan penyebaran COVID-19 di Sumedang,” jelasnya. (R003)

BACA JUGA: Meninggal di Banten, PDP asal Tomo Dimakamkan di Sumedang

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Jadi Zona Biru Corona, Bupati Sumedang Puji para Camat

SUMEDANG, ruber.id - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memuji kinerja 26 camat se Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bupati...

Minggu Pagi, Rumah Jompo di Sumedang Utara Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Rumah milik jompo di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Minggu (31/5/2020) pagi sekitar jam 09.30 WIB.

Dua Korban Tenggelam di Pantai Dadap Indramayu Ditemukan

INDRAMAYU, ruber.id - Dua korban yang hilang terseret arus di Pantai Dadap, Indramayu, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia, Sabtu (31/5/2020) malam.

Warga Cilacap Ditemukan Tewas di Pantai Karang Tirta Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan Sabar, 25, di Pantai Karang Tirta, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (30/5/2020) malam jam 19.30 WIB.

Karantina Pemudik di Pangandaran Diakhiri 2 Juni 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat akan mengakhiri pemberlakuan isolasi khusus di gedung sekolah bagi para pemudik. Bupati...