Thursday, 2 Apr 2020

Proyek Perumahan Rancamulya Residence Longsor, Banjir Lumpur Tutup Jalan Provinsi

Baca Juga

Diduga Lepas dari Pengawasan Orang Tua, Alif Tewas Terlindas Truk

SUMEDANG, ruber -- Seorang balita bernama M Alif Fajar Sidiq, 3, meregang nyawa akibat terlindas truk diesel bernomor polisi Z 8796 CY yang melaju...

Keluarga Berharap Pemerintah Bantu Kasus TKW asal Pangandaran di Arab Saudi

PANGANDARAN, ruber -- Keluarga Umay Sumarni Suherman yang merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi berharap pemerintah turun tangan. BACA JUGA: TKI Arab Saudi...

BPJS Ketenagakerjaan Mengajar di Pondok Pesantren Al Ihya Karapyak Sumedang

BPJS Ketenagakerjaan Mengajar di Pondok Pesantren Al Ihya Karapyak Sumedang SUMEDANG, ruber.id -- BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sumedang melakukan kegiatan Employee...

Lakukan Aksi Premanisme, 3 Orang di Jatinangor Sumedang Diamankan Polisi

  SUMEDANG, ruber -- Diduga melakukan tindakan premanisme, tiga pria di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang diamankan Unit Sabhara Polsek Jatinangor. Ketiga orang tersebut diamankan karena diduga...

Proyek Perumahan Rancamulya Residence Longsor, Banjir Lumpur Tutup Jalan Provinsi

SUMEDANG, ruber.id — Pergerakan tanah terjadi di proyek pengerjaan penataan lokasi Rancamulya Recidence di Jalan Raya Terusan Sebelas April, tak jauh dari SMAN 2 Sumedang.

Tepatnya di Dusun Andir RT 04/08, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat longsor, Rabu (25/12/2019) malam sekitar jam 20.30 WIB.

Bencana longsor atau pergerakan tanah terjadi paskahujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Kasubag Humas Polres Sumedang Iptu Dedi Juhana mengungkapkan, pergerakan tanah terjadi akibat derasnya arus air hujan.

Akibat pergerakan tanah di lokasi proyek pengerjaan penataan perumahan Rancamulya Recidence ini membuat saluran air tersumbat.

“Sehingga, tanah yang terbawa arus air tersebut menutupi badan Jalan Terusan Sebelas April sepanjang 50 meter dengan ketebalan 5-10 sentimeter,” ujar Dedi melalui rilis yang diterima ruber.id, Rabu malam.

Dedi menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Arus lalu lintas dari kedua arah sempat tersendat akibat lumpur yang menutupi badan jalan.

Tidak ada korban jiwa. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR, BPBD dan Damkar.

Saat ini, lanjut Dedi, anggota juga masih melakukan pengaturan arus lalu lintas. Dan membantu membersihkan jalan dari material lumpur.

Dedi mengimbau bagi pengguna jalan yang melewati jalur penghubung Bandung-Garut ini lebih waspada.

“Hati-hati, karena jalan di sekitar lokasi licin,” ujar Dedi. luvi

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.

Awasi Pemudik dari Zona Merah, 93 Kades di Pangandaran Diminta Laporkan Data Perantau

PANGANDARAN, ruber.id - Derasnya arus mudik dari zona merah COVID-19 dikhawatirkan akan memperluas penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.