Sunday, 29 Mar 2020

Ada Bus Arimbi Masuk Terminal Ciakar, Dishub Sumedang: Aneh!

Baca Juga

Sering Macet, Dishub Ciamis Berlakukan Satu Arah di Jalan Rumah Sakit

CIAMIS, ruber -- Dinas Perhubungan Ciamis mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem arah di sejumlah ruas jalan di perkotaan Ciamis. Terutama di Jalan...

Kapolres Sumedang Imbau Warga Menahan Diri, Tunggu Hasil Pleno KPU

SUMEDANG, ruber -- TNI/Polri di Kabupaten Sumedang memastikan Pemilu 2019 di Kabupaten Sumedang berjalan aman. BACA JUGA: Ini Alasan KPU Sumedang Terlambat Upload Data Laporan...

Cibeureum Raya FC Juarai Karang Taruna Cup V Sumedang

SUMEDANG, ruber.id -- Cibeureum FC tampil sebagai pemenang Karang Taruna Cup ke 5 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pada laga final, Cibeureum FC sukses menaklukkan...

Arema vs Persib: Wander Luiz Bawa Maung Bandung Puncaki Klasemen

PERSIB, ruber.id - Wander Luiz mengunci kemenangan Persib Bandung di kandang Arema, Minggu (8/3/2020) sore. Setelah bermain imbang 1-1...

SUMEDANG, ruber.id – Dishub Sumedang mempertanyakan kehadiran Bus Arimbi di Terminal Ciakar, Sumedang, Jawa Barat.

Sebab, izin trayek Bus Arimbi hingga bisa masuk ke Terminal Tipe A Ciakar Sumedang, belum jelas.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Sumedang Risyana menyebutkan, hingga saat ini, Dishub Sumedang belum pernah mendapat surat pemberitahuan resmi.

Khususnya, soal munculnya trayek Bus Arimbi jurusan Sumedang-Tangerang.

Padahal biasanya, sebelum Kementerian Perhubungan mengeluarkan izin terayek AKAP, Dishub di daerah pasti diminta pendapat teknis dan rekomendasi.

Namun kenyataannya, jangankan dimintai pendapat teknis, surat pemberitahuan soal kehadiran AKAP milik PT Arimbi Jaya Agung ke Terminal Sumedang ini tidak ada.

“Bus Arimbi itu mulai beroperasi di Terminal Ciakar sejak Sabtu lalu. Tapi, kami tidak pernah mendapat pemberitahuan, padahal itu masuk wilayah kami,” katanya, Kamis (6/2/2020).

Akibat kemunculan bus Arimbi di Terminal Ciakar, Disub Sumedang diprotes keras oleh DPC Organda dan sejumlah pengusaha AKAP di Sumedang.

Protes ini karena Dishub Sumedang dikira telah seenaknya mengeluarkan pendapat teknis.

Tanpa melalui koordinasi terlebih dahulu dengan DPC Organda maupun AKAP di Sumedang

“Biasanya, sebelum keluar izin trayek AKAP, pihak Dirjen pasti meminta rekomendasi dari Dishub Provinsi Jabar.”

“Dari provinsi, kemudian pasti meminta pendapat teknis dari Dishub kabupaten/kota.”

“Hal ini diperlukan sebagai bahan pertimbangan untuk mengengeluarkan rekomendasi,” katanya.

Risyana menjelaskan, pendapat teknis yang dikeluarkan Dishub kabupaten ini, nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Dishub Jabar untuk mengeluarkan rekomendasi.

Pendapat teknis dari daerah ini penting, karena daerah lebih mengetahu masalah dampak sosial dari trayek bersangkutan.

Tapi kenyataannya, sekarang bus Arimbi itu tiba-tiba, langsung beroperasi di Sumedang.

Dan tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengan Pemkab Sumedang, Dishub Sumedang khususnya.

“Kami senidiri tahunya dari Organda dan para pengusaha angkutan.”

“Mereka mempertanyakan soal izin trayek bus Arimbi kepada kami.”

“Sementara kami sendiri, tidak mengetahui sama sekali,” ujarnya.

Atas dasar ini, DPC Organda Sumedang dan para pengusaha AKAP trayek Sumedang, melayangkan surat penolakan atas trayek Arimbi Sumedang-Tangerang.

“Karena masalah izin trayek AKAP ini merupakan kewenangan pusat, jadi pernyataan penolakan dari Organda itu kami sampaikan lagi ke Dishub Jabar melalui surat resmi.

“Jadi, nanti biar Dishub Jabar saja yang menindaklanjutinya,” sebut Risyana. (R003)

Berita ini telah diubah karena terdapat kesalahan penulisan. Sebelumnya tertulis trayek Sumedang-Cikarang, seharusnya Sumedang-Tangerang.

Dengan perubahan ini, kesalahan sebelumnya telah kami perbaiki. Terima kasih pembaca budiman atas koreksinya.

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Corona Menyerang Dunia, Ini Daftar Negara Selamat dari Ancaman COVID-19

INTERNASIONAL, ruber.id - Virus corona atau COVID-19 dikonfirmasi merupakan jenis virus baru yang mudah menular dan cepat menyebar. Saat ini,...

Patroli Skala Besar COVID-19, Sisir Pusat Keramaian di Jatinangor dan Cimanggung Sumedang

JATINANGOR, ruber.id - Patroli skala besar cegah penyebaran COVID-19 sisir sejumlah pusat keramaian di Jatinangor dan Cimanggung, Sumedang, Sabtu (28/3/2020) malam.

Beredar Pesan di WhatsApp Warga Tanjungsari Sumedang Positif Corona, Padahal…

TANJUNGSARI, ruber.id - Beredar pesan WhatsApp warga Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif corona, Sabtu (28/3/2020) malam. Dalam broadcast...

Garut Masih Negatif Corona, ODP dan PDP Akan Dites Massal

GARUT, ruber.id - Alhamdulillah, hingga Sabtu (28/3/2020) sore, Kabupaten Garut, Jawa Barat masih negarif COVID-19. Namun, kasus Orang Dalam...

Warga Positif Corona Terus Bertambah, Tasikmalaya Local Lockdown

TASIKMALAYA, ruber.id - Cegah penyebaran COVID-19, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman memberlakukan kebijakan local lockdown. Dilansir ruber.id dari Kompas.com, kebijakan...