Minggu, 20 Sep 2020

Polres Klaten Ringkus 3 Pengedar Uang Palsu, Sita Rp465 Juta Upal Siap Edar

Baca Juga

Mentan: Inovasi IPB Dorong Kemajuan Pertanian

BOGOR, ruber.id - Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, IPB saat ini menjadi kampus terdepan dalam hal inovasi dan improvisasi bagi kemajuan pertanian.

Berasal dari Luar Kota Banjar, Dua Peserta Seleksi Dirut PDAM Tirta Anom Ini Berhasil Lolos

  BANJAR, ruber -  Arvano Hamsyari P. asal Medan dan E. Fitriah Nurkamilah dari Bandung, berhasil lolos evaluasi administrasi dan wawancara dalam rangkaian seleksi Dirut...

Terinspirasi Cara Orangtua Zaman Dulu Kelola Sampah, DLHK Sumedang Kembangkan Wasades

SUMEDANG, ruber.id - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang meluncurkan program Wadah Sampah Perdesaan (Wasades). Program pengelolaan...

Preman dan Anak Punk di Tanjungsari, Cimanggung, Jatinangor Diamankan Polres Sumedang

Di Cimalaka, Polsek Amankan Puluhan Botol Minuman Keras SUMEDANG, ruber.id -- Jajaran polsek, Polres Sumedang, Jawa Barat mengamankan sejumlah anak punk yang kerap berkeliaran di...

KLATEN, ruber.id – Polres Klaten, Jawa Tengah tangkap 3 tersangka sindikat pengedar dan pembuat uang palsu (upal), Senin (29/6/2020).

Selain iu, jajaran Satreskrim Polres Klaten juga berhasil menyita upal senilai Rp465 juta lebih.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, terbongkarnya kasus uang palsu ini berawal dari laporan warga.

“Warga yang curiga adanya peredaran uang palsu kemudian melapor ke kami,” jelasnya, di Mapolres Klaten, Senin.

BACA JUGA: Tepergok Mesum di Hotel, Pengakuan Sepasang Pelajar di Purworejo Ini Bikin Kaget

Berdasarkan informasi tersebut, kata dia, petugas berhasil mengamankan satu tersangka di Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Klaten berikut upal sebanyak 1701 lembar.

Upal yang diamankan tersebut terdiri dari 179 lembar upal pecahan Rp100.000, dan 1522 lembar upal pecahan Rp50.000.

“Saat ini kami juga masih melakukan pengembangan kasus untuk menemukan kemungkinan adanya tersangka lain,” ungkapnya.

Dari ketiga tersangka, kata kapolres, kasus pembuat uang palsu tersebut yaitu inisial N warga Pandeglang, Jawa Barat, TH warga Kabupaten Muarobungo, Jambi, dan AH warga Sukabumi, Jawa Barat.

“Jadi mereka ini ada transaksi. Saat transaksi, pembeli mendapat uang palsu dengan perbandingan 1 per 3. Di mana, tiap satu juta uang asli dibelikan upal senilai Rp3 juta,” terangnya.

Sementara itu, kata kapolres, berdasarkan penangkapan N di Jatinom, pihaknya juga mengembangkan kasus tersebut dengan menangkap 2 tersangka lain di Salatiga.

Di Salatiga, kata kapolres, petugas menemukan uang palsu yang tersimpan total 5894 lembar dan juga mengamankan alat cetak upal lengkap.

“Ada sekitar 24 alat bukti yang kami amankan, ada uang pecahan lima puluhan ribu, ratusan ribu, mesin printer, bahan atau kertas untuk upal dan barang bukti lainnya,” sebutnya.

Sehingga, kata kapolres, total upal yang berhasil diamankan dari penangkapan di Jatinom dan pengembangan di Salatiga sebanyak 7595 lembar.

Dengan total nilai upal senilai Rp456 juta (Rp465.700.000).

Atas perbuatannya, lanjut kapolres, ketiga tersangka dijerat Pasal 36 ayat (1) (2) jo, dan Pasal 26 ayat (2) UU Nomor 7/2011 tentang Mata Uang.

“Ancaman hukuman untuk ketiga tersangka ini 10 tahun penjara,” ujarnya. (R008/Jolar)

BACA JUGA: Polres Klaten Ringkus 4 Pengedar Sabu, 1 di Antaranya Residivis Perempuan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Seorang Survivor Hilang di Hutan Mayang Subang

SUBANG, ruber.id - Seorang survivor dilaporkan hilang tersesat di Hutan Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Gedung Pramuka di Pangandaran Dianggarkan Rp4 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Anggaran untuk pembangunan Gedung Pramuka di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat senilai Rp4 miliar. Bupati Pangandaran Jeje...

Sumedang Perketat Pengawasan Seiring Meningkatnya Kasus COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - Seiring meningkatnya kasus virus corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Sumedang akan lebih meningkatkan pengawasan.

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...