Minggu, 20 Sep 2020

Jumlah ASN di Kebumen Akan Dipangkas

Baca Juga

Mau Internet Murah Rp89 Ribu/Bulan dari PLN? Begini Caranya

ruber.id -- dalam rangka pelaksanaan program "Merdeka di Era Digital", PT PLN (Persero) menawarkan paket internet menarik. Dengan mengikuti program ini, pelanggan PLN bisa meraih...

Jadi Tersangka Pengeroyokan, 3 Siswa SMK Ujian Nasional di Polres Ciamis

CIAMIS, ruber -- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa SMK dilaksanakan mulai Senin (25/3/2019). Sejatinya para pelajar melaksanakan ujian nasional itu di sekolah mereka...

Hujan Deras Guyur Ciamis, 2 Rumah Ambruk

CIAMIS, ruber.id - Dua rumah warga di Dusun Panamun RT 31/08, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat ambruk sekitar...

Pulang dari Jakarta Alami Gejala COVID-19, Warga Cikurubuk Tasikmalaya Dievakuasi ke RS dr Soekardjo

TASIKMALAYA, ruber.id - Ade, warga Linggajaya, Cikurubuk, Kota Tasikmalaya terpaksa dievakuasi ke Rumah Sakit dr Soekardjo Kota Tasikmalaya,...

KEBUMEN, ruber.id – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen, Jawa Tengah akan dipangkas.

Rencana pemangkasan ASN ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, dalam sejumlah kesempatan.

Rencana ini dilontarkan Tjahjo Kumolo menindaklanjuti adanya ASN yang tidak produktif selama work from home atau bekerja di rumah selama masa pandemi COVID-19.

Menanggapuli hal ini, Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono menegaskan, ASN harus tetap produktif di masa Pandemi COVID-19.

Mewabahnya virus corona, kata Ahmad, jangan dijadikan alasan bagi ASN untuk bekerja tidak produktif, namun harus tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Selain itu, Ujang sependapat, bagi ASN yang melakukan pelanggaran akan disanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.

“Menurut hemat saya, adanya pandemi COVID-19 bukan alasan bagi ASN untuk tidak produktif.”

“Di masa pandemi seperti sekarang ini, ASN tentu harus tetap produktif dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.”

“Bagi ASN yang melakukan pelanggaran, saya sependapat untuk dikenai sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan,” jelasnya.

Ujang menambahkan, perlu strategi untuk mengurangi yang tidak produktif ini secara bermartabat. (R022/Kebumen)

BACA JUGA: Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, 1300 Keluarga di Kebumen Terima Bantuan Alat Budidaya Lele

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...

BJB Pangandaran Ngadigi, Digitalkan Sejumlah Objek Wisata

PANGANDARAN, ruber.id - Bank BJB bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dalam pengaplikasian QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Sudah 4 Orang Meninggal karena COVID-19, Masih Banyak Warga Sumedang Melanggar Prokes

SUMEDANG, ruber.id - Sejak pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, sudah ada empat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terkonfirmasi virus corona...

Catatkan 7 Kasus Baru, Konfirmasi Covid-19 Tasikmalaya 52 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dalam dua hari terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kembali bertambah tujuh orang, Sabtu (19/9/2020).