Wednesday, 8 Jul 2020

Jumlah ASN di Kebumen Akan Dipangkas

Baca Juga

Gowes Kemerdekaan Perkenalkan Pantai Pangandaran

Gowes Kemerdekaan Perkenalkan Pantai Pangandaran PANGANDARAN, ruber.id -- Gowes kemerdekaan bersama PT Pindad (Persero) rute Tasikmalaya-Pangandaran diikuti 600 peserta, Ahad (25/8/2019). Dengan mengambil star di Makodim...

Ekonomi Desa Loyo, HMI Ciamis Minta Pemda Evaluasi BUMDes

CIAMIS, ruber -- HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Ciamis kritisi masih lemahnya peran BUMDes di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Lemahnya peran BUMDes membuat pertumbuhan ekonomi...

Hari Keempat Pencarian, Akhirnya Nelayan Hilang di Perairan Pangandaran Ditemukan

PANGANDARAN, ruber.id -- Setelah melakukan pencarian selama empat hari, akhirnya pada Sabtu (5/10/2019), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan nelayan yang hilang terhempas gelombang di...

Korupsi APBDes, Kejari Kota Banjar Tetapkan Eks Kades Balokang Jadi Tersangka

KOTA BANJAR, ruber.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar menetapkan Oding Homsin, mantan kepala Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar sebagai tersangka dalam kasus...

KEBUMEN, ruber.id – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen, Jawa Tengah akan dipangkas.

Rencana pemangkasan ASN ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, dalam sejumlah kesempatan.

Rencana ini dilontarkan Tjahjo Kumolo menindaklanjuti adanya ASN yang tidak produktif selama work from home atau bekerja di rumah selama masa pandemi COVID-19.

Menanggapuli hal ini, Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono menegaskan, ASN harus tetap produktif di masa Pandemi COVID-19.

Mewabahnya virus corona, kata Ahmad, jangan dijadikan alasan bagi ASN untuk bekerja tidak produktif, namun harus tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Selain itu, Ujang sependapat, bagi ASN yang melakukan pelanggaran akan disanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.

“Menurut hemat saya, adanya pandemi COVID-19 bukan alasan bagi ASN untuk tidak produktif.”

“Di masa pandemi seperti sekarang ini, ASN tentu harus tetap produktif dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.”

“Bagi ASN yang melakukan pelanggaran, saya sependapat untuk dikenai sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan,” jelasnya.

Ujang menambahkan, perlu strategi untuk mengurangi yang tidak produktif ini secara bermartabat. (R022/Kebumen)

BACA JUGA: Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, 1300 Keluarga di Kebumen Terima Bantuan Alat Budidaya Lele

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Konvoi 50 Bus ke Pangandaran, Cara IPOBA Bangkitkan Dunia Pariwisata

PANGANDARAN, ruber.id - Selasa (7/7/2020), puluhan bus pariwisata dari berbagai perusahaan otobus (PO) memasuki objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.

Forsil RTRW Resmi Dikukuhkan, Siap Bersinergi dengan Pemerintah

TASIKMALAYA, ruber.id - Setelah dibentuk pada bulan April 2020 lalu, kepengurusan Forum Silaturahmi (Forsil) RTRW resmi dikukuhkan, Senin...