Minggu, 20 Sep 2020

Pemprov Jabar akan Kembangkan Tahura Jadi BLUD

Baca Juga

Honorer K2 Pangandaran Tidak Semuanya Bisa Ikut P3K, Ini Alasannya

PANGANDARAN, ruber -- Honorer Kategori 2 (HK2) di Kabupaten Pangandaran tidak seluruhnya memiliki kesempatan untuk mengikuti pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). BACA JUGA:...

Pejabat Pengadaan di Setda Sumedang Mundur, Taufik: Jangan Sampai Terjadi Stagnansi Pembangunan

SUMEDANG, ruber -- Fenomena mundurnya 80% pejabat pengadaan Setda Pemkab Sumedang dikhawatirkan berdampak pada stagnansi pembangunan di Kabupaten Sumedang pada tahun anggaran 2019. BACA JUGA: 80%...

Dirawat Seminggu karena Sakit, Kepala Desa Tertua di Sukaresmi Garut Tutup Usia

GARUT, ruber.id -- Inna lillahi wa innailaihirojiun. Aman Supandi, kepala Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Jumat (13/9/2019) tadi malam...

Selain 2 Pemain Baru Ini, Ada Pemain Berdarah Indonesia di Latihan Perdana Inter

SPORT, ruber.id - Pemain Baru. Setelah sehari sebelumnya mengumumkan 2 pemain barunya, Inter Milan juga memperkenalkan Alexandar Kolarov dan Archaf Hakimi sebagai...

BANDUNG, ruber – Pemprov Jabar mendorong Taman Hutan Raya (Tahura) mrnjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini merupakan upaya pengembangan Tahura yang ada di Jabar.

Untuk diketahui di Jabar sendiri terdapat tiga lokasi Tahura, di antaranya Tahura Ir.H Djuanda di Kabupaten Bandung Barat, Tahura Pancoran Mas di Kota Depok dan Tahura Palasari di kawasan Gunung Kunci, Kabupaten Sumedang.

Sekda Provinsi Jabar, Iwa Karniwa mengatakan, upaya mendorong Tahura jadi BLUD sudah dalam proses dan dia meminta seluruh stakeholder terkait proaktif. Direncanakan, pengembangan Tahura menjadi BLUD selesai pada trimester pertama tahun 2019 ini.

BACA JUGA: Orang dengan Gangguan Jiwa Punya Hak Pilih, Kok Bisa? Ini Ketentuannya

“Langkah-langkah ke depan supaya lebih fleksibel dalam pengembangannya, Tahura akan dikembangkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah. Sekarang dalam proses, oleh karena itu semua stakeholder harus proaktif,” ujar Iwa seusai memimpin apel pagi di Kantor Dinas Kehutanan Jabar, Senin (4/2/2019).

Proses pembentukan BULD sudah mulai dirintis pihaknya. “Saya sudah disposisi kepada Biro Organisasi, supaya di triwulan pertama ini harus menjadi BLUD, supaya kerja sama dengan kepala balai nantinya lebih fleksibel,” ujar Iwa.

Menurut Iwa langkah ini dalam rangka mendukung target Jabar memiliki hutan seluas 12.000 hektare. Ke depan, lahan tidak produktif akan dihutankan kembali oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan. Diharapkan, tahun ini untuk tahap pertama penggantian lahan rampung paling tidak 7.000 ha. Red

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...

BJB Pangandaran Ngadigi, Digitalkan Sejumlah Objek Wisata

PANGANDARAN, ruber.id - Bank BJB bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dalam pengaplikasian QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Sudah 4 Orang Meninggal karena COVID-19, Masih Banyak Warga Sumedang Melanggar Prokes

SUMEDANG, ruber.id - Sejak pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, sudah ada empat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terkonfirmasi virus corona...

Catatkan 7 Kasus Baru, Konfirmasi Covid-19 Tasikmalaya 52 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dalam dua hari terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kembali bertambah tujuh orang, Sabtu (19/9/2020).