21.6 C
Sumedang
Thursday, February 27, 2020

Pemprov Jabar akan Kembangkan Tahura Jadi BLUD

Must read

Dikira Singkong, Petani di Ciamis Ternyata Pegang Mortir Peninggalan Belanda

TAMBAKSARI, ruber.id - Petani di Dusun Samarang, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambaksari, Ciamis, Jawa Barat tak mengira apa yang ditemukannya mortir aktif peninggalan...

Jambret Bermobil Avanza Rampas Emas 15 Gram dari Nenek asal Cisarua Sumedang

CISARUA, ruber.id - Mara, nenek umur 73 tahun asal Dusun Gandasoli TT 02/02, Desa Kebonkalapa, Cisarua, Sumedang, Jawa Barat jadi korban penjambretan,...

Basarnas Bandung Masih Cari Kakek asal Karawang di Sungai Citarum

KARAWANG, ruber.id - Tim SAR gabungan terus berupaya melakuka pencarian terhadap Suparta, 56, yang tenggelam di Sungai Citarum.

Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Pamarican Ciamis

PAMARICAN, ruber.id - Banjir bandang merendam Dusun Ciparakan, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat, Kamis  (27/2/2020) jam 15.30 WIB.

BANDUNG, ruber – Pemprov Jabar mendorong Taman Hutan Raya (Tahura) mrnjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini merupakan upaya pengembangan Tahura yang ada di Jabar.

Untuk diketahui di Jabar sendiri terdapat tiga lokasi Tahura, di antaranya Tahura Ir.H Djuanda di Kabupaten Bandung Barat, Tahura Pancoran Mas di Kota Depok dan Tahura Palasari di kawasan Gunung Kunci, Kabupaten Sumedang.

Sekda Provinsi Jabar, Iwa Karniwa mengatakan, upaya mendorong Tahura jadi BLUD sudah dalam proses dan dia meminta seluruh stakeholder terkait proaktif. Direncanakan, pengembangan Tahura menjadi BLUD selesai pada trimester pertama tahun 2019 ini.

BACA JUGA: Orang dengan Gangguan Jiwa Punya Hak Pilih, Kok Bisa? Ini Ketentuannya

“Langkah-langkah ke depan supaya lebih fleksibel dalam pengembangannya, Tahura akan dikembangkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah. Sekarang dalam proses, oleh karena itu semua stakeholder harus proaktif,” ujar Iwa seusai memimpin apel pagi di Kantor Dinas Kehutanan Jabar, Senin (4/2/2019).

Proses pembentukan BULD sudah mulai dirintis pihaknya. “Saya sudah disposisi kepada Biro Organisasi, supaya di triwulan pertama ini harus menjadi BLUD, supaya kerja sama dengan kepala balai nantinya lebih fleksibel,” ujar Iwa.

Menurut Iwa langkah ini dalam rangka mendukung target Jabar memiliki hutan seluas 12.000 hektare. Ke depan, lahan tidak produktif akan dihutankan kembali oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan. Diharapkan, tahun ini untuk tahap pertama penggantian lahan rampung paling tidak 7.000 ha. Red

 

loading…


loading...

Comments

komentar

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

- Advertisement -

Latest article

Dikira Singkong, Petani di Ciamis Ternyata Pegang Mortir Peninggalan Belanda

TAMBAKSARI, ruber.id - Petani di Dusun Samarang, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambaksari, Ciamis, Jawa Barat tak mengira apa yang ditemukannya mortir aktif peninggalan...

Jambret Bermobil Avanza Rampas Emas 15 Gram dari Nenek asal Cisarua Sumedang

CISARUA, ruber.id - Mara, nenek umur 73 tahun asal Dusun Gandasoli TT 02/02, Desa Kebonkalapa, Cisarua, Sumedang, Jawa Barat jadi korban penjambretan,...

Basarnas Bandung Masih Cari Kakek asal Karawang di Sungai Citarum

KARAWANG, ruber.id - Tim SAR gabungan terus berupaya melakuka pencarian terhadap Suparta, 56, yang tenggelam di Sungai Citarum.

Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Pamarican Ciamis

PAMARICAN, ruber.id - Banjir bandang merendam Dusun Ciparakan, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat, Kamis  (27/2/2020) jam 15.30 WIB.

Wisnu Murdianto Dilantik sebagai Kasi Intel Kejari Depok

DEPOK, ruber.id - Kepala Kejari Depok, Jawa Barat, Yudi Triadi, SH., MH., melantik Herlangga Wisnu Murdianto, SH., MH., sebagai kepala Seksi Intelijen...

Comments

komentar