oleh

Pasien Positif COVID-19 di Garut Terus Bertambah, Warga Leuwigoong Meninggal

Ayo gunakan hak pilihmu!

BERITA GARUT, ruber.id – Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat terus bertambah. Selain itu ada penambahan satu kasus meninggal akibat virus corona.

Hingga Selasa (29/9/2020) pagi, total pasien positif virus corona di Kabupaten Garut tercatat sebanyak 243 kasus.

Kemarin Senin, ada penambahan 15 pasien kasus konfirmasi COVID-19 di Garut.

“Kabar baiknya, 20 pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Garut,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita.

Yeni mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan PCR pada sampel sebanyak 282, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang.

Terdiri dari 11 orang dari Kecamatan Banyuresmi, yakni laki-laki, KC-230, usia 48 tahun; laki-laki, KC-231, usia 40 tahun.

Lalu, laki-laki, KC-232, usia 42 tahun; laki-laki, KC-233, usia 30 tahun; laki-laki, KC-234, usia 22 tahun; laki-laki, KC-235, usia 31 tahun.

Selanjutnya, laki-laki, KC-236, usia 27 tahun; laki-laki, KC-237, usia 22 tahun; laki-laki, KC-238, usia 61 tahun; laki-laki, KC-239, usia 27 tahun.

Kemudian, laki-laki, KC-240, usia 38 tahun; dan laki-laki, KC-241, usia 43 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, serta perempuan, KC-243, usia 28 tahun dari Sukawening.

Penambahan kasus lainnya, kata Yeni, yaitu dari Kecamatan Cibatu, laki-laki, KC-229, usia 44 tahun; dan laki-laki, KC-242, usia 41 tahun, dari Kecamatan Leuwigoong.

Selain kasus konfirmasi COVID-19, kata Yeni, Garut juga ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 8 orang.

Terdiri dari 1 orang dari Kecamatan Pasirwangi, 1 orang dari Kecamatan Leles, 1 orang dari Kecamatan Cibatu, dan 5 orang dari Kecamatan Cisurupan.

“Dua orang suspek COVID-19 di antaranya sedang proses perawatan di RSUD dr. Slamet Garut,” jelasnya.

Kabar buruknya, pasien konfirmasi positif COVID-19 asal Kecamatan Leuwigoong meninggal dunia.

Pasien meninggal merupakan laki-laki, KC-242, usia 41 tahun, asal Kecamatan Leuwigoong.

Yeni menyebutkan, untuk total akumulasi kasus COVID-19 terdiri dari konfirmasi positif COVID-19, kontak erat, suspek, dan probable di Garut tercatar sebanyak 7.822 kasus.

Terdiri dari kasus kontak erat sebanyak 4.536 kasus. Rinciannya 664 kasus isolasi mandiri dan 3.872 kasus discarded atau selesai pemantauan.

Untuk kasus suspek, kata Yeni, sebanyak 3.043 kasus. Rinciannya 48 kasus isolasi mandiri, 4 kasus isolasi rumah sakit atau dalam perawatan, 2.953 kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 kasus meninggal.

“Untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 Garut totalnya sebanyak 243 kasus.”

“Terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 69 kasus isolasi rumah sakit atau perawatan, 162 kasus dinyatakan sembuh, dan 11 kasus meninggal,” jelasnya. (R015/situs pemkab garut)

BACA JUGA: Angka Kasus dan Kematian Akibat COVID-19 di Garut Naik Tajam

loading...

Komentar