26.4 C
Indonesia
Senin, September 20, 2021
spot_img

Pasien Positif Corona di Sumedang Tersisa 22 Orang

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Pasien positif virus corona di Kabupaten Sumedang tersisa 22 orang, Rabu (7/10/2020).

Dari total 22 orang tersebut, 3 orang di antaranya pasien bergejala dan dirawat di rumah sakit.

Sedangkan sisanya sebanyak 19 orang merupakan pasien tidak bergejala dan saat ini masih harus melakukan isolasi mandiri.

“Hingga Rabu, hari ini, total akumulasi pasien konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 23 orang,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri.

Iwa menjelaskan, dari total tersebut, sebanyak 175 orang sudah dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi mandiri.

“Dan hingga saat ini, pasien konfirmasi positif COVID-19 yang meninggal sebanyak 6 orang,” ucapnya.

BACA JUGA:  Tidak Semua SMP di Sumedang Laksanakan UNBK
BACA JUGA:  Sekolah di Sumedang Tunggu Keputusan Disdik soal Ujian Sekolah

Iwa menyatakan, situasi dan kondisi perkembangan penyebaran kasus COVID-19 di Kota Tahu ini harus lebih diwaspadai.

“Kami mengajak kepada seluruh warga Kabupaten Sumedang untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan.”

“Seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” ajaknya.

Warga Sumedang Masih Banyak Langgar Protokol Kesehatan
Saat ini, lanjut Iwa, warga Kabupaten Sumedang masih banyak yang melanggar protokol kesehatan.

“Hari ini tercatat ada 54 warga yang melanggar protokol kesehatan dan terjaring razia di 4 titik posko pemantauan dan 4 kecamatan,” jelasnya.

Iwa menuturkan, sejak diberlakukannya sanksi administrasi protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kabupaten Sumedang total mencapai 12.643 pelanggaran.

BACA JUGA:  Baznas Sumedang Berikan Pelatihan PBBA Guru Ngaji dan UPZ
BACA JUGA:  Puluhan Rumah di Rancaekek Rusak Diamuk Puting Beliung

“Keberhasilan menekan angka penyebaran wabah pasien positif Corona ini ditentukan oleh kedisiplinan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.”

“Untuk itu, kami mengajak seluruh warga untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan ini.”

“Selain itu, untuk menjaga imunitas tubuh kami mengajak seluruh warga untuk menjaga pola makan dengan gizi seimbang dan berolahraga secara teratur,” ucapnya. (R003)

BACA JUGA: Buruh di Sumedang Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law UU Ciptaker

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles