Sunday, 29 Mar 2020

Nelayan Cina Kembali ke Natuna, Guru Besar UI: Pemerintah Perlu Lakukan Backdoor Diplomacy

Baca Juga

Sukses Tingkatkan Ekonomi Warga, di Sumedang Hanya 1 Desa yang Belum Punya BUMDes

SUMEDANG KOTA, ruber.id - Dari 270 desa se Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hingga saat ini, hanya satu desa yang belum membentuk Badan...

Tingkatkan Kapasitas, Puluhan Pendamping PKH di Pangandaran Ikuti Diklat Daring

PANGANDARAN, ruber -- Sebanyak 43 Pendamping Keluarga Harapan dari 10 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran mengikuti pendidikan dan pelatihan dalam jaringan yang diselenggarakan Kementerian Sosial...

Sering Mimisan? Waspada, Bisa Jadi Anda Mengidap Penyakit Berbahaya Ini

ruber.id -- Anda tentunya pernah melihat seseorang mengalami mimisan? Atau mungkin keluarga bahkan Anda sendiri pernah mengalaminya. Mimisan merupakan masalah kesehatan yang ditandai dengan adanya perdarahan...

Aktor Dear Nathan, Jefri Nichol Ditangkap Polisi karena Narkoba, Ini Perjalanan Kariernya

ruber -- Aktor muda yang membintangi film Dear Nathan, Jefri Nichol ditangkap Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan dalam kasus narkotika. Dilansir dari laman cnnindonesia.com, dia ditangkap di kawasan Jakarta...

Nelayan Cina Kembali ke Natuna, Guru Besar UI: Pemerintah Perlu Lakukan Backdoor Diplomacy

KOTA DEPOK, ruber.id — Nelayan Cina dikabarkan kembali memasuki ZEE Indonesia di Natuna Utara.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menilai, kabar tersebut harus disikapi serius pemerintah Indonesia.

“Pemerintah perlu melakukan backdoor diplomacy,” kata Hikmahanto melalui rilis yang diterima ruber.id, Selasa (14/1/2020).

Hikmahanto menjelaskan, backdoor diploamcy biasanya dilakukan agar hubungan antardua negara yang bersahabat tidak terpapar atas suatu masalah yang sensitif.

Backdoor diplomacy, kata dia, dilakukan jika terjadi kebuntuan dalam diplomasi formal.

Dalam melakukan backdoor diplomacy, pemerintah akan menunjuk tokoh yang dapat mempengaruhi kebijakan yang diambil oleh suatu negara.

Dalam kaitan dengan mulai kembalinya nelayan-nelayan Cina di Natuna Utara, maka backdoor diplomacy yang dilakukan adalah dalam rangka menyampaikan pesan oleh tokoh yang ditunjuk.

Pesan yang disampaikan yaitu, bila nelayan-nelayan Cina terus berdatangan, ini akan membangkitkan sentimen anti-negara Cina dari publik Indonesia.

Bila kemarahan publik tidak dapat dibendung oleh pemerintah, maka kepentingan Cina di Indonesia akan terganggu.

Hal ini mengingat, pemerintah Indonesia akan merespons kehadiran nelayan-nelayan Cina dengan mengambil sejumlah langkah yang keras sesuai tuntutan publiknya.

Langkah ini, kata dia, bisa jadi akan dibalas oleh pemerintah Cina.

Situasi inilah, kata Hikmahanto, yang berpotensi merusak persahabatan Indonesia dan Cina yang selama ini terjalin. (R007/Moris)

Baca berita lainnya: Konflik Indonesia-Cina, Tak Surutkan Tekad Warga Garut Bertahan di Natuna

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Corona Menyerang Dunia, Ini Daftar Negara Selamat dari Ancaman COVID-19

INTERNASIONAL, ruber.id - Virus corona atau COVID-19 dikonfirmasi merupakan jenis virus baru yang mudah menular dan cepat menyebar. Saat ini,...

Patroli Skala Besar COVID-19, Sisir Pusat Keramaian di Jatinangor dan Cimanggung Sumedang

JATINANGOR, ruber.id - Patroli skala besar cegah penyebaran COVID-19 sisir sejumlah pusat keramaian di Jatinangor dan Cimanggung, Sumedang, Sabtu (28/3/2020) malam.

Beredar Pesan di WhatsApp Warga Tanjungsari Sumedang Positif Corona, Padahal…

TANJUNGSARI, ruber.id - Beredar pesan WhatsApp warga Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat positif corona, Sabtu (28/3/2020) malam. Dalam broadcast...

Garut Masih Negatif Corona, ODP dan PDP Akan Dites Massal

GARUT, ruber.id - Alhamdulillah, hingga Sabtu (28/3/2020) sore, Kabupaten Garut, Jawa Barat masih negarif COVID-19. Namun, kasus Orang Dalam...

Warga Positif Corona Terus Bertambah, Tasikmalaya Local Lockdown

TASIKMALAYA, ruber.id - Cegah penyebaran COVID-19, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman memberlakukan kebijakan local lockdown. Dilansir ruber.id dari Kompas.com, kebijakan...