Minggu, 9 Agu 2020

Mendadak Hits Jadi Spot Selfie, Ini Keistimewaan Kebun Jati Ciawitali Ciamis

Baca Juga

Karantina Pemudik Dinilai Tepat, Meski Kasus COVID-19 Bertambah, Pariwisata di Pangandaran Jalan Terus

PANGANDARAN, ruber.id - Karantina khusus atau isolasi khusus di gedung sekolah merupakan langkah Pemkab Pangandaran, Jawa Barat untuk mencegah penyebaran virus Corona...

Kepergok Selingkuh, Mr P Mantan Suami Dipangkas dan Dilempar ke Toilet

ruber --  Lee, wanita berusia 58 tahun telah memangkas habis Mr P milik mantan suaminya sendiri dengan gunting. Pemicunya, gara-gara dia pernah memergoki mantan suaminya...

Keren! Sambut HUT ke 74 RI, Warga Kota Banjar Hiasi Lingkungan Berbekal Limbah Barang Bekas

KOTA BANJAR, ruber -- Menyambut HUT ke 74 RI, kelompok pemuda yang tergabung dalam karang taruna dan Komunitas Senja serta komunitas motor menghiasi jalan...

Pemkab Pangandaran Alokasikan Rp8 Miliar untuk BPJS Kelas 3

Pemkab Pangandaran Alokasikan Rp8 Miliar untuk BPJS Kelas 3 PANGANDARAN, ruber.id -- Jumlah kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa...

Mendadak Hits Jadi Spot Selfie, Ini Keistimewaan Kebun Jati Ciawitali Ciamis

CIAMIS, ruber.id — Kebun Pohon Jati Ciawitali di Dusun Kersikan, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendadak jadi spot selfie nge-hits.

Padahal, kebun ini tampak terlihat seperti kebun biasa pada umumnya. Namun, belakangan ini lokasi ini memang mendadak hits. Apa menariknya?

Pertama, kebun jati ini terlihat menjadi latar beberapa foto menghiasi media sosial Instagram dan Facebook.

BACA JUGA: Asyik, Nunggu Bus di Terminal Ciamis Bisa Sambil Selfie

Namun kini, banyak warga Ciamis yang memamerkan foto-foto koleksi di album media sosial di kebun jati itu.

Hingga akhirnya, kebun jati Ciawitali ramai dikunjungi terutama pada akhir pekan.

Dan ternyata, pemandangannya cukup unik. Terlihat pohon jati berjajar dan lurus dengan rapi dengan ukuran sama seperti tiang telepon.

Saat ini musim kemarau, daun berjatuhan dan nampak ranting dengan birunya langit.

Hal ini yang membuat menarik kebun jati tersebut untuk lokasi pemotretan atau swafoto.

Ternyata lagi, yang datang bukan hanya warga Ciamis saja tetapi juga dari beberapa daerah di Ciamis yang lokasinya jauh.

Ada pula yang datang dari daerah tetangga. Itu diketahui dari media sosial Instagram.

“Lokasi kebun jati ini sedang ramai, jadi ikutan foto di sini. Menurut saya memang tempat ini cukup bagus. Meski kebun jati ini adalah hal biasa. Bisa jadi karena media sosial juga,” ujar Melia, warga Ciharalang, Ciamis.

Anggota Karang Taruna Unit Kersikan Desa Handapherang Maman Nurjaman membenarkan, jika belakangan ini banyak warga, terutama muda mudi yang datang ke kebun jati tersebut.

Mereka sengaja datang untuk berfoto-foto saja. Bahkan ada juga yang melakukan pengambilan foto prawedding dan video untuk content creator.

“Memang sekarang banyak pengunjungnya. Apalagi saat ini, pohon jati di musim kemarau terlihat sangat menarik. Kalau sebelumnya memang ada yang sering foto-foto, tapi belakangan ini, ada sekitar dua bulanan paling ramai,” ujar Maman yang juga warga sekitar.

Kebun jati Ciawitali ini milik perorangan, mulai ditanami sekitar tahun 2013 dengan jumlah pohon jati yang ditanam sebanyak 1.000 pohon.

Kondisi pohon di kebun jati yang lurus dan berjajar rapi ini jadi daya tarik bagi masyarakat. Terlebih, di era teknologi saat ini, foto langsung tersebar di media sosial.

“Sebetulnya ini peluang bagi kami. Lokasi ini bisa menjadi salah satu destinasi rekreasi. Rencananya akan bekerjasama dengan pemilik lahan.”

“Nantinya dikelola oleh Karang Taruna. Seperti ada fasilitas hammock (ayunan), dan lainnya. Parkiran sudah ada,” ungkap Maman.

Dalam waktu dekat rencana itu bisa segera dilaksanakan. Namun yang jadi kendala saat ini, Karang Taruna membutuhkan dukungan dana untuk membangun sarana dan prasarana.

“Intinya ingin mengambil peluang yang ada. Agar warga di sini, dapat diberdayakan dari sisi ekonomi. Kebun jati ini jadi terkenal sehingga menjadi awal yang baik, tinggal kita manfaatkan,” ujar Maman. dang

Baca berita lainnya: Gubernur Jawa Barat Dorong Sumedang Jadi Kabupaten Wisata

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Grup Musik asal Sumedang, Arberic, Aransemen Ulang Single Lagu Hits Nyeri Hate

SUMEDANG, ruber.id - Arberic, grup musik asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengaransemen ulang lagu berjudul Nyeri Hate. Lagu ciptaan...

Inter Milan Terdepan Boyong Tonali

SPORT, ruber.id - Klub sepakbola raksasa Italia, Inter Milan terdepan dalam memboyong gelandang elegan Sandro Tonali. Tonali dikabarkan menjadi...

Update Corona Garut, Sabtu 8 Agustus 2020

GARUT, ruber.id - Selain ada tambahan 9 pasien positif corona pada Jumat (7/8/2020), kasus suspek COVID-19 juga cukup tinggi, Sabtu (8/8/2020).

Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat catatkan 23 kasus pasien positif corona hingga, Sabtu (8/8/2020). Dibandingkan dengan pekan...

Update Corona Kota Banjar, Sabtu 8 Agustus 2020

KOTA BANJAR, ruber.id - Sabtu (1/8/2020) malam, kasus COVID-19 di Kota Banjar, Jawa Barat tersisa 3 suspek. Pekan sebelumnya,...