Friday, 3 Apr 2020

Dikira Singkong, Petani di Ciamis Ternyata Pegang Mortir Peninggalan Belanda

Baca Juga

Tahun 2019, di Pangandaran Tercatat 44 Kejadian Kebakaran dengan Kerugian Mencapai 1 M

PANGANDARAN, ruber.id -- Di musim kemarau ini, banyak terjadi peristiwa kebakaran. Di Pangandaran saja, BPBD Kabupaten Pangandaran mencatat sebanyak 44 kejadian kebakaran selama tahun 2019. Berdasarkan...

Lahan di Sekitar Bandara Kertajati Terbakar, Diklaim Tak Ganggu Penerbangan

Lahan di Sekitar Bandara Kertajati Terbakar, Diklaim Tak Ganggu Penerbangan MAJALENGKA, ruber.id – Lahan gambut di sekitar kawasan Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terbakar,...

Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Pangandaran Gunakan Aplikasi SPSE

PANGANDARAN, ruber -- Mulai tahun ini, pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemkab Pangandaran akan menggunakan SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik). BACA JUGA: Tahun Ini, Pemkab Pangandaran...

Anak Malas Belajar? Begini Cara Menangani Tanpa Memarahinya

Anak Malas Belajar? Begini Cara Menangani Tanpa Memarahinya ruber.id -- Kendala yang paling banyak dihadapi orang tua adalah menangani anak yang malas belajar. Tak jarang, orang...

TAMBAKSARI, ruber.id – Petani di Dusun Samarang, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambaksari, Ciamis, Jawa Barat tak mengira apa yang ditemukannya mortir aktif peninggalan perang.

Petani ini mengira sebelumnya bahwa mortif yang ditemukannya itu hanya jenis umbi-umbian, singkong.

Petani tersebut menemukan mortir ini saat hendak beraktivitas di ladangnya, Kamis (27/2/2020)
pagi jam 09.00 WIB.

Camat Tambaksari Dadang mengatakan, menerima laporan temuan mortir ini pada Kamis pagi.

“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung lapor ke Polsek Rancah,” ucap Dadang, Kamis.

Mortir aktif tersebut, kata Dadang, langsung diamankan.

Karena khawatir, terjadi hal tidak diinginkan, seperti meledak hingga mencelakai warga.

Kapolsek Rancah AKP Alan Dahlan menyebutkan, mortir ini diduga peninggalan zaman perang.

“Sudah langsung kami amankan. Bersyukur, tidak terjadi apa-apa,” ucap Alan. (R012/Akrim)

Baca berita lainnya: Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Pamarican Ciamis

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.