Sunday, 31 May 2020

KPU Kota Banjar Dinilai Pasif Sosialisasikan Pemilu 2019

Baca Juga

JPKP Gelar Doa dan Dzikir untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Sambut Tahun Baru 2019 CISARUA, ruber -- Sebagai ungkapan belasungkawa atas musibah bencana Tsunami Selat Sunda, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) menggelar doa dan dzikir...

Selama Mudik Lebaran, DMI Ciamis Minta Masjid Pinggir Jalan di Jalur Selatan Jadi Rest Area

CIAMIS, ruber -- Menyambut mudik Lebaran 2019, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis menginstruksikan seluruh masjid yang berada di pinggir jalan di jalur selatan...

Kelima Kali Ikuti Porsenitas, Kontingen Pangandaran Diminta Berprestasi

PANGANDARAN, ruber.id - Kontingen Kabupaten Pangandaran siap berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Daerah Perbatasan (Porsenitas) VIII di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sekretaris Daerah Kabupaten...

Pernikahan Mantan Bupati Garut Aceng Fikri di Hari Kartini Viral di Media Sosial

GARUT, ruber -- Di Hari Kartini, 21 April 2019, mantan Bupati Garut Aceng Fikri nikahi seorang mojang asal Bandung, Siti Elina Rahayu. Pernikahan Aceng Fikri...

BANJAR, ruber – Kinerja KPU Kota Banjar dikritik karena dinilai kurang efektif melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu 2019 yang mencakup pemilihan legislatif dan presiden.

Padahal pesta demokrasi secara nasional itu diharapkan jadi momen yang dinanti-nanti masyarakat. Kondisi itu tak terjadi di Kota Banjar karena KPU setempat dinilai pasif dalam mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu 2019.

Hal itu dikhawatirkan malah akan menimbulkan bertambahnya masyarakat yang memilih golput atau tidak menggunakan hak suaranya. Apalagi di Kota Banjar, angka golput cenderung tinggi sehingga idealnya disikapi serius oleh KPU.

“Masih banyak masyarakat yang tidak tahu kapan diselenggarakan Pemilu 2019, siapa saja kandidatnya, apa saja programnya dan sebagainya. Untuk itu tentu perlu dilakukan sebuah proses sosialisasi yang intensif kepada masyarakat tentang pentingnya pemilu bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Wakil Ketua BEM STAIMA Kota Banjar, Suhendra.

Terpisah, Koordinator Forum Keluarga Mahasiswa Kota Banjar, Awwal Muzakki juga menyoroti kinerja KPU setempat. Awwal mengapresiasi kiprah para relawan demokrasi yang berupaya menumbuhkan tingkat partisipasi dan kesadaran politik kepada masyarakat.

Hanya saja apa yang dilakukan para relawan dirasa belum cukup. “Upaya KPU sudah bagus, hanya kami memandang relawan demokrasi itu belum bisa menyentuh langsung ke akar rumput,” paparnya.

Awwal menambahkan, pihaknya mengusulkan beberapa hal yang harus dilakukan oleh KPU Kota Banjar sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, seperti menggandeng kelompok civil society, dan simpul-simpul kekuatan kelompok masyarakat.

“Kekuatan civil society ini saya rasa sangat besar, perannya sangat penting di masyarakat. Di masing-masing segmen, mereka yang langsung bersentuhan dengan basis,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mengawal dan melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Agar pemilu ke depan dapat berjalan dengan baik. “Kami akan terus kawal penyelenggaraan pemilu ini dan terus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” ujar Awwal. (Agus Purwadi)

 

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Karantina Pemudik di Pangandaran Diakhiri 2 Juni 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat akan mengakhiri pemberlakuan isolasi khusus di gedung sekolah bagi para pemudik. Bupati...

Dua Warga Indramayu Hilang Terseret Ombak Pantai Dadap

INDRAMAYU, ruber.id - Dua orang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Dadap, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2020). Kedua...

Fix! Pilkada Kota Depok Digelar 9 Desember 2020

DEPOK, ruber.id - Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna memastikan Pilkada Kota Depok akan digelar 9 Desember 2020. Keputusan...

Objek Wisata dan Mall di Sumedang Boleh Buka, Sekolah Belum

SUMEDANG, ruber.id - Pada tahap Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), tempat ibadah hingga tempat wisata di Kabupaten Sumedang akan mulai dibuka secara bertahap.

Ingin Berwisata ke Pangandaran? Tunjukkan Surat Keterangan Sehat dan Hasil Rapid Test Negatif

PANGANDARAN, ruber.id - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyambut baik keputusan Pemkab soal dibukanya kembali objek wisata....