Sabtu, 26 Sep 2020

Komunitas MBRS Bantu Fasilitasi Pengobatan Penderita Hidrosefalus di Ganeas

Baca Juga

Mulai Berlaku, Mudik ke Pangandaran Diisolasi di Gedung Sekolah

PANGANDARAN, ruber.id - Isolasi khusus bagi perantau yang mudik ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mulai diberlakukan hari ini. Perantau...

Petani di Indonesia Terus Berkurang, GEC: Siapa yang Akan Menyiapkan Pangan Nanti?

Petani di Indonesia Terus Berkurang, Garut Edufarm Center: Siapa yang Akan Menyiapkan Pangan Nanti? GARUT, ruber.id -- Di era digitalisasi seperti sekarang ini, Garut Edufarm...

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Pamulihan Ditangkap Polisi di Tanjungsari Sumedang

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Pamulihan di Tangkap Polisi di Tanjungsari Sumedang SUMEDANG, ruber.id -- Lagi, jajaran Satresnarkoba Polres Sumedang, Jawa Barat menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika...

Punya Anak Gangguan Jiwa ODD? Obati di Ponpes Nurul Firdaus Ciamis

Punya Anak Gangguan Jiwa ODD? Obati di Ponpes Nurul Firdaus Ciamis CIAMIS, ruber.id -- Gangguan perilaku pada anak dan remaja yang mengalami Oppositional Defiant Disorder...

SUMEDANG, ruber — Penderita hidrosefalus kembali ditemukan di Kabupaten Sumedang. Kini, penyakit yang diakibatkan adanya penumpukan cairan di dalam rongga ventrikel otak tersebut dialami oleh Alisa Isni Humaeroh, 2.

BACA JUGA: Wabup Erwan Motivasi dan Tampung Aspirasi ASN di Puskesmas Situ dan Kotakaler

Alisa merupakan putri kedua dari pasangan Reni, 28, dan Hotim Dzulfitri, 32, warga Dusun Babakanloa RT 03/06, Desa Cikoneng, Kecamatan Ganeas.

Sang ayah, Hotim mengatakan, kondisi anaknya mulai diketahui menderita hidrosefalus sejak menginjak usia 2 bulan.

“Dari usia 2 bulan pas mau diimunisasi baru ketahuan mengidap hidrosefalus. Saya kaget dan sedih. Karena awalnya saya hanya mendengar tahu penyakit itu di daerah orang, ternyata malah mengalami sendiri,” ujarnya kepada ruber, Minggu (3/2/2019).

Hotim yang berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut mengaku bingung untuk mengobati anaknya yang sudah 2 tahun ini belum terlihat bisa apa-apa.

“Saya sudah berupaya membawanya ke RSUD Sumedang tapi katanya harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. Dalam 3 bulan kemarin saya bolak-balik ke sana, tapi belum ada ruangan yang kosong. Jadi biayanya malah habis buat ongkos bolak-balik,” terangnya.

Selain itu, Hosim yang semenjak menikah tinggal dengan orang tuanya, Ami, 45, dan Anang, 40, menyebutkan saat ini sedang mengalami kesulitan biaya karena sepinya pekerjaan.

“Saya sehari-hari kerja di bangunan, tapi saat ini sedang nganggur kebetulan belum ada kerjaan. Kalau pendapatan harian tidak tentu, kadang dapat Rp125.000, kadang Rp115.000, tidak tentu. Itu juga sebulan tidak tiap hari, kadang ada nganggurnya,” bebernya.

Hosim pun berharap, kondisi anaknya dapat pulih agar bisa bermain seperti anak-anak di usianya.

“Ya pengen sembuh seperti kayak anak-anak lain. Tapi kami kesulitan biaya, dan sekarang alhamdulillah ada bantuan dari beberapa pihak,” sebut Hosim.

Sementara itu Perwakilan Motor Barudak Rumah Sakit (MBRS) Sumedang, Rudi, menerangkan pihaknya akan membantu untuk memfasilitasi Alisa agar mendapat tindakan medis lebih lanjut.

“Kami ini bergerak di bidang sosial, jadi kami hanya memfasilitasi untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut. Karena ketua kami ini merupakan dokter spesialis bedah. Jadi penanganannya bisa cepat dan kena sasaran,” jelasnya.

Rudi menyebutkan, rencananya Alisa akan dicek awal oleh Ketua MBRS dr Iwan Semiarto Sumeru, SpB di Klinik Siaga yang berada di Lingkungan Cipada, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan.

“Lalu nanti baru akan dirujuk ke RSUD Sumedang untuk ditindaklanjuti. Karena di sana sudah ada dokter bedah sarafnya,” tuturnya. bay

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Warga Darmaraja Meninggal Positif COVID-19, Total Kasus Kematian di Sumedang Jadi 5 Orang

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Warga asal Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang meninggal dunia beberapa waktu lalu dipastikan positif COVID-19.

Jeruk Lemon Sumedang Bisa Dikembangkan Layaknya Agrowisata Malang

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Jeruk Lemon yang ditanam di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang dapat dikembangkan menjadi agrowisata layaknya di Malang,...

Mau Masuk Akmil TNI? Yuk Datang ke Kodim Sumedang, Gratis

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Bagi muda-mudi di Kabupaten Sumedang yang ingin menjadi calon prajurit TNI, mulai dari calon Tamtama (Catam), Caba (Calon...

Febri Diansyah Pamit dari KPK

BERITA NASIONAL, ruber.id - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah pamit dari lembaga rasuah tersebut.

Warga Purbaratu Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Sungai Citanduy

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kamaludin, 40, warga Kampung Pasir Jaya, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya ditemukan tewas di Sungai Citanduy, Jumat...