28.4 C
Indonesia
Selasa, Agustus 3, 2021
spot_img

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 66 Orang, Pemkab Boyolali Tunda Belajar Tatap Muka

BOYOLALI, ruber.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah tunda kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

Sebelumnya, Disdikbud Boyolali merencanakan belajar tatap muka di sekolah pada tingkat SMP pada, Senin (7/9/2020).

Namun, dalam tiga hari terakhir, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali bertambah 66 orang.

Sehingga, rencana pembukaan sekolah ini batal dilaksanakan.

Kepala Disdikbud Boyolali Darmanto mengatakan, pelaksanaan KBM sementara ini ditunda.

Menurut Darmanto, penundaan ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

BACA JUGA:  Peparnas Papua, 2 Atlet Difabel Klaten Targetkan Emas untuk Jateng

“Sementara, sesuai dengan keputusan bersama empat Menteri, ada empat syarat mutlak yang harus dipenuhi ketika akan membuka kembali sekolah tatap muka,” jelasnya, Jumat (4/9/2020).

BACA JUGA:  Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

Darmanto menyatakan, empat 4 syarat tersebut, yakni daftar periksa yang berisi mengenai penyediaan fasilitas dan infrastruktur protokol kesehatan di sekolah.

Kedua, persetujuan dari orang tua siswa. Ketiga, zona atas sebaran Covid-19.

Dan syarat keempat, izin dari pemerintah Daerah, dalam hal ini dari Disdikbud.

Dari 4 syarat tersebut, sebenarnya semua sudah siap. Hanya, seiiring perkembangan kasus Covid-19 yang semakin meluas di 21 kecamatan, maka diputuskan untuk menunda kembali pembelajaran tatap muka di sekolah.

BACA JUGA:  Pangandaran Segera Bentuk Tim Sosialisasi Vaksin COVID-19

“Mohon maaf, rencana tatap muka terpaksa kami tunda hingga kondisi memungkinkan.”

“Tolong ini disampaikan, supaya masyarakat lebih disiplin sehingga zona penyebaran Covid-19 di Kabupaten Boyolali segera membaik sesuai dengan harapan semuanya,” katanya.

BACA JUGA:  Peparnas Papua, 2 Atlet Difabel Klaten Targetkan Emas untuk Jateng

Darmanto menjelaskan, di Boyolali ada 54 sekolah yang sudah siap melaksanakan pebelajaran tatap muka, dan kini harus ditunda. (R008/Jolar)

Baca Juga: Pekan Depan, Pemkab Boyolali Buka Kembali Sekolah Tatap Muka

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles