Saturday, 11 Jul 2020

Jabar Tak Masuk New Normal, Pemkab Pangandaran Tunggu Arahan Pemprov

Baca Juga

Inter Milan Jajaki Peluang Tukar Icardi dengan Striker Juventus Dybala

ruber -- Setelah resmi menggaet Antonio Conte sebagai pelatih kepala untuk tiga musim ke depan. Fokus Inter Milan saat ini tertuju pada upaya melepas...

Ridwan Saidi: Nama Ciamis Lebih Tua dari Galuh, Tokoh Kawali: Ucapannya Menyakiti Kami

KAWALI, ruber.id - Ucapan yang dilontarkan Ridwan Saidi menyakiti hati seluruh elemen di Ciamis, Jawa Barat. Dalam kesempatan wawancara...

Viral! Tak Tega Lihat Suami Tak Terurus, Perempuan Ini Carikan Istri Kedua untuk Suaminya

  ruber – Agama Islam memang tidak melarang poligami. Walau begitu, tak sedikit wanita merasa keberatan jika dimadu. Tapi, wanita yang satu ini lain dari yang...

Bantah Kenaikkan Tarif Listrik, Ini Penjelasan PLN Rayon Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - PLN Rayon Pangandaran membantah dengan adanya subsidi silang yang dilakukan PLN untuk menutupi beban tanggungan listrik selama Pembatasan Sosial Berskala Besar...

PANGANDARAN, ruber.id – Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tidak masuk dalam daftar yang diizinkan untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

Diketahui, kabupaten/kota se Jawa Barat tidak diberikan kewenangan untuk menerapkan tatanan normal yang baru oleh Gugus Tugas Pusat Percepatan Penanganan COVID-19.

Meski demikian, Pemkab Pangandaran akan tetap menerapkan adaptasi kebiasaan baru sesuai arahan dari Gubernur Jawa Barat, termasuk membuka obyek wisata pada 5 Juni mendatang.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, pihaknya sedang menunggu arahan lebih lanjut dari Pemprov terkait pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru.

“Kami sudah tahu kalau kabupaten/kota di Jawa Barat tidak masuk dalam daftar yang diizinkan menerapkan new normal,” katanya melalui sambungan telepon selulernya, Senin (1/6/2020).

Jeje menuturkan, Pemkab Pangandaran bisa melakukan perubahan rencana tersebut jika Pemprov Jabar meralat kembali keputusannya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar memeberikan izin kepada kabupaten/kota level biru COVID-19 untuk menerapkan new normal dengan beberapa syarat.

“Terkait aturan baru dari pemerintah pusat kami serahkan kepada Pemprov Jabar, sementara di daerah patuh arahan dari pak gubernur,” tuturnya.

Saat ini, kata Jeje, Pemkab sedang gencar melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha wisata di Pangandaran.

Pangandaran akan tetap membuka objek wisata di tengah pandemi Corona dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami pegangannya evaluasi gubernur. Setiap dua minggu sekali melakukan rapat evaluasi dengannya. Pemkab tak pernah mengambil keputusan sendiri,” ujarnya.

Di sisi lain, Jeje meminta, kepada pemilik hotel dan restoran di Pangandaran untuk memberikan diskon minimal 30% terhadap pengunjung.

Mengingat, syarat bagi pengunjung/wisatawan harus memiliki surat keterangan sehat yang dilampiri hasil rapid test negatif.

“Biaya rapid test kan lumayan mahal sekitar Rp300.000 sampai Rp400.000, maka kompensasinya hotel dan restoran memberikan diskon,” sebutnya.(R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Siap-Siap! Wisata Kabupaten Pangandaran Dibuka 5 Juni Mendatang

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Sumedang Bakal Kepung Gedung DPRD Minggu Besok

SUMEDANG, ruber.id - Sebanyak 42 Ormas, OKP, dan perkumpulan lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap mengikuti aksi menolak RUU HIP, Minggu...

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

SUMEDANG, ruber.id - Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)...

Korupsi Infrastruktur, KPK Amankan Dokumen Penting di Kota Banjar

KOTA BANJAR, ruber.id - Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota Banjar dan kantor Dinas PU Kota Banjar, yang dilakukan KPK terkait kasus korupsi...

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

TASIKMALAYA, ruber.id - Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19,...

Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

SUMEDANG, ruber.id - Setelah diamankan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang karena terkonfirmasi positif COVID-19, video MAF beredar di pesan...