Saturday, 11 Jul 2020

Karantina Pemudik di Pangandaran Diakhiri 2 Juni 2020

Baca Juga

Syukuran Pemilu 2019 Aman, PPK Cimanggung Buka Puasa Bersama

SUMEDANG, ruber -- Penyelenggaraan Pemilu 2019 di wilayah Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang diklaim sukses tanpa ekses. Sebagai ungkapan syukur atas kelancaraan penyelenggaraan pemilu di wilayah...

Kembalikan Ekosistem di Taman Nasional Gunung Merapi, Ratusan Pohon Asli Ditanam

JAWA TENGAH, ruber.id - Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menanam ratusan pohon di lokasi wisata Gumuk Indah, Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari,...

Pelaku Usaha Pariwisata di Pangandaran Dites Swab

PANGANDARAN, ruber.id - UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melakukan pengambilan sampel swab COVID-19 dengan cara jemput bola, Senin...

Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pangandaran Naik, Cabai Rawit Makin Pedas

PANGANDARAN, ruber -- Jelang bulan suci Ramadan harga sembako di Kabupaten Pangandaran mulai mengalami kenaikkan. Harga cabai rawit paling tinggi dibanding harga kebutuhan pokok lainnya. Cabai...

PANGANDARAN, ruber.id – Pemkab Pangandaran, Jawa Barat akan mengakhiri pemberlakuan isolasi khusus di gedung sekolah bagi para pemudik.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pemberlakuan isolasi khusus bagi pemudik di gedung sekolah salah satu upaya Pemkab dalam menekan penyebaran virus Corona.

Diberlakukannya karantina pemudik beberapa waktu lalu itu, kata Jeje, lantaran ada kondisi yang sangat krusial, yakni menghadapi hari raya idul fitri 1441 Hijriyah.

“Kan sudah jadi kebiasaan, orang banyak yang mudik menjelang lebaran. Jadi karantina pemudik itu upaya Pemkab dalam pencegahan penyebaran COVID-19,” katanya belum lama ini.

Jeje menuturkan, pihaknya menilai suasana mudik saat ini mulai surut, diperkirakan lonjakan angka pemudik yang pulang pun akan lebih sedikit.

“Jadi karantina pemudik di Pangandaran akan diakhiri pada 2 Juni mendatang, selasa besok sudah tidak diberlakukan lagi,” tuturnya.

Meski kegiatan isolasi khusus ini berakhir, kata Jeje, bagi pemudik ke Pangandaran harus memiliki surat keterangan sehat yang dilampiri hasil rapid test (negatif).

“Mereka wajib memiliki itu, karena di tiap perbatasan wilayah Pangandaran akan ditanyakan, harus ditunjukkan kepada petugas jaga. Kalau tidak ada bakal disuruh putar balik,” ujarnya.

Jeje menyebutkan, surat keterangan sehat yang dilampiri hasil rapid test (negatif) tidak hanya diberlakukan untuk pemudik saja.

Namun, kata Jeje, bagi pengunjung (se Jawa Barat) yang hendak berwisata ke Pangandaran pun harus memiliki surat keterangan tersebut.

“Pengunjung dari luar daerah harus menunjukkan surat keterangan itu di tiap pintu masuk objek wisata di Pangandaran,” sebutnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Ingin Berwisata ke Pangandaran? Tunjukkan Surat Keterangan Sehat dan Hasil Rapid Test Negatif

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Sumedang Bakal Kepung Gedung DPRD Minggu Besok

SUMEDANG, ruber.id - Sebanyak 42 Ormas, OKP, dan perkumpulan lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap mengikuti aksi menolak RUU HIP, Minggu...

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

SUMEDANG, ruber.id - Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)...

Korupsi Infrastruktur, KPK Amankan Dokumen Penting di Kota Banjar

KOTA BANJAR, ruber.id - Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota Banjar dan kantor Dinas PU Kota Banjar, yang dilakukan KPK terkait kasus korupsi...

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

TASIKMALAYA, ruber.id - Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19,...

Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

SUMEDANG, ruber.id - Setelah diamankan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang karena terkonfirmasi positif COVID-19, video MAF beredar di pesan...